Thursday, March 15, 2018

Bagaimana Ekspresi Jijik Bisa Menyelematkanmu dari Dampak yang Buruk?

Setiap manusia memiliki perasaan dan ekspresi yang sangat banyak dan juga sangatlah beragam. Senang, susah, sedih, kecewa, malas, takut dan juga jijik. Ekspresi jijik pada sesuatu sangtlah wajar dimiliki manusia.

Orang yang tidak memiliki rasa jijik terhadap sesuatu bisa jadi orang tersebut malah menjadi orang yang jorok dan juga menjijikkan di mata orang lain.

“Orang yang merasa jijik terhadap sesuatu tanpa menyadarinya. Itu mempengaruhi hidup kita dalam begitu banyak cara yang halus, dan sangat penting bahwa kita memahami betapa luar biasanya pengaruh itu,“
Valerie Curtis

Tingkat kejijikan dari setiap orang yang berbeda-beda tergantung dari kebiasaan yang dilakukan. Sedari itu sudah sewajarnya jika kita mengetahui mengapa orang memiliki perasaan jijik sedini mungkin, agar kita bisa memaklumi terhadap orang lain.

6 hal yang sering membuat orang merasa jijik


Berdasarkan penelitian Dr. Valerie Curtis dari London School of Hygiene and Tropical Medicine tahun 1990-an, 6 hal yang biasanya membuat orang merasa jijik meliputi:
  1. Hal-hal yang dikeluarkan oleh tubuh, seperti feses, muntah, keringat, ludah, darah, nanah, air mani, lendir, ingus, dan lainnya.
  2. Bagian tubuh, seperti luka, mayat.
  3. Makanan busuk, terutama daging dan ikan busuk.
  4. Sampah
  5. Beberapa makhluk hidup, seperti lalat, belatung, kutu, cacing, tikus
  6. Orang yang sakit, terkontaminasi
Rasa jijik sebenarnya adalah perilaku yang berasal dari reaktif tubuh kita yang bersifat untuk mencegah  sesuatu keburukan yang akan terjadi di dalam tubuh kita.

Orang yang merasa jijik biasanya akan menunjukkan ekspresi mengkerutkan wajah pada bagian tengah, panca indra mereka mengisyaratkan adanya "racun", sehingga reaksi yang timbul adalah memuntahkan aroma atau sesuatu dari mulut.

Ekspresi Jijik
Image: Ekspresi jijik (10) [pixabay]

Perasaan jijik tersebut juga sebenarnya sangat baik bagi kesehatan tubuh kita, karena akan mencegah timbulnya penyakit yang lebih parah yang bisa saja disebabkan oleh kuman.

Bagaimana merasa jijik dapat menjaga kesehatan tubuh?


Penyebab mengapa orang memiliki perasaan jijik tentunya sudah tidak perlu di pertanyakan lagi namun ternyata dibalik perasaan jijik terkandung beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh kita di antaranya :

1. Merasa jijik akan memperingatkan bahwa kita menelan sesuatu yang tidak sesuai dengan tubuh kita

Ketika kita makan dan kemudian menelan sesuatu yang ternyata di dalamnya tidak sesuai dengan tubuh kita, maka dalam tubuh kita akan muncul reaksi mual. Hal ini akan terjadi dengan sendirinya akibat tidak baik bagi tubuh kita.

Contohnya ketika kita memakan sesuatu yang notabene ternyata kita tidak suka dengan jenis makanan tersebut karena memang menjijikkan. Meski dengan mata yang ditutup, maka ketika kita memakannya maka tubuh tidak mau menerima dan merasakan mual secara langsung.

2. Jijik akan mengingatkan kita pada sesuatu yang bisa jadi berbahaya

Rasa jijik juga terkadang dikarenakan adanya sesuatu yang berbahaya dan akan membawa sebuah penyakit tertentu. Hal ini di contohkan ketika kita jijik terhadap darah maupun hal-hal yang lainya. Padahal yang demikian tersebut bisa saja mengakibatkan tumbuhnya sebuah penyakit akibat adanya sebuah virus tertentu yang menular.

3. Rasa jijik mengajarkan untuk bijaksana terhadap tubuh kita sendiri

Ketika kita mengalami perasaan yang jijik terkadang hal itu adalah sebuah tanda bahwasanya sedang terjadi sesuatu yang tidak beres dalam lingkungan kita. Hal ini terkadang di tandai dengan adanya reaksi fisik yang nantinya akan mengingatkan kita terhadap sesuatu yang tidak baik akan terjadi.

Biasanya sebagai sebuah antisipasi dari hasil refleksi kita akan menyadari mengapa kita merasakan jijik tersebut. Dan pada akhirnya kita akan lebih bijaksana dalam menyikapi hal yang terjadi dalam tubuh kita.

4. Rasa jijik dapat menjadi motivator kuat untuk perubahan positif dalam diri kita

Suatu ketika, ketika kita menemukan sesuatu yang kita anggap jijik dan akan membuat kita merasa mual, maka reaksi yang biasanya terjadi dalam tubuh kita adalah merasakan muntah. Dan setelah itu dengan terpaksa maupun tidak kita akan menyingkirkan hal yang menjijikkan tersebut. Dengan begitu dengan adanya rasa jijik maka kita akan melakukan sebuah perubahan yang dirasa cukup kelihatan hasilnya.

Jika dalam kebiasaan kita terlalu jorok dan sembarangan, dengan adanya rasa jijik maka kita akan berfikir bagaimana cara untuk menjadikan lingkungan di sekitar kita menjadi lebih bersih sehingga aman untuk digunakan.

“Jijik adalah sebuah organ – seperti mata dan telinga. Itu punya kegunaan, itu eksis untuk sebuah alasan," kemudian dia (Valerie Curtis) menambahkan ”Seperti kaki yang membuat anda bergerak dari A ke B, rasa jijik mengatakan kepada anda hal-hal apa yang aman untuk disentuh dan mana yang seharusnya tidak boleh disentuh.”

Demikian beberapa hal yang berkaitan dengan mengapa orang memiliki perasaan jijik semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua.

Referensi:

Referensi:
Veratamala, Arinda. 2017. Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Merasa Jijik. Hellosehat[dot]com
____. 2013. Saintis: Rasa Jijik Mengontrol Manusia. dw[dot]com

Wednesday, February 28, 2018

Waspada Akibat Duduk Terlalu Lama yang Perlu Kamu Ketahui

Ketika teknologi sudah semakin maju seperti saat seperti ini, tentunya membuat kita semakin dimanjakan dengan perangkat yang membuat pekerjaan kita menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Orang memilih melakukan hal yang prakis sehingga orang cenderung berpikir "bagaimana membuat ini menjadi lebih cepat dan tidak membutuhkan stamina yang banyak?"

Hal tersebut adalah inovasi, namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita menyikapi kemajuan teknologi ini sehingga tidak menjadi boomerang yang pada akhirnya mengganggu bahkan merusak kehidupan kita.

Kita ambil contoh untuk aktifitas duduk

Sebagian orang bahkan banyak menghabiskan waktu kerjanya di depan komputer dengan durasi waktu yang cukup panjang. Bukan hanya itu dalam perjalanan ke kantor pun banyak menghabiskan waktu untuk duduk di mobil.
Waspada akibat duduk terlalu lama
Image: duduk diatas kursi [Pixabay]

Resiko gangguan kesehatan akibat duduk terlalu lama


Sebagian orang yang melakukan pekerjaannya dengan duduk yang lama ditambah lagi dengan pola makan yang tidak benar serta kurangnya berolahraga akan menimbulkan resiko terkena beberapa penyakit. Berikut ini beberapa resiko kesehatan akibat duduk terlalu lama:

1. Sangat beresiko dan rentan terkena penyakit

Ketika anda dalam posisi duduk yang relative lama, maka akan beresiko terkena penyakit. Mulai dari penyakit jantung, kanker sampai diabetes militus.

Ketika anda duduk terlalu lama dalam bekerja juga akan meningkatkan tekanan darah anda, meningkatkan gula darah, meningkatkan lemak pada pinggang serta bisa meningkatkan kadar kolesterol.

2. Meningkatkan resiko obesitas pada tubuh anda

Ketika anda terlalu banyak bekerja dalam posisi duduk, maka anda akan beresiko meningkatkan obesitas pada diri anda. Hal ini disebabkan ketika anda terlalu banyak duduk maka akan meningkatkan rasa lapar sehingga anda akan makan terus menerus.

Dan pada akhirnya anda secara tidak sadar mengetahui jika berat badan anda naik. Apalagi jika anda tidak melakukan olahraga secara teratur  maka yang terjadi lemak dalam tubuh anda akan menumpuk dan akan menyebabkan kegemukan pada tubuh anda.

3. Menyebabkan lemahnya otot anda

Ketika anda bekerja dengan duduk, maka otot anda akan tidak digunakan. Apalagi jika dalam bekerja anda hanya duduk saja tanpa melakukan aktifitas yang lainya.

Hal ini dikarenakan ketika anda duduk maka otot anda tidak bekerja beda dengan ketika anda berdiri maka otot juga akan ikut menegang. Sehingga ketika kebanyakan duduk maka otot juga akan ikut melemah.

4. Menyebabkan lemahnya kekuatan otak anda

Ketika anda  bekerja dengan duduk, meski pekerjaan itu menggunakan komputer yang notabene berarti otak anda juga ikut berfikir, maka otak anda juga tetap akan melemah. Hal ini disebabkan karena kurangnya gerak pada diri anda.

Beda dengan ketika anda bergerak maka otot juga akan ikut bergerak memompa darah serta oksigen  yang akan disalurkan ke dalam otak. Otak. Hal ini karena peredaran daranya yang lambat.


5. Beresiko terkena sakit tulang belakang dan di leher


Ketika anda bekerja dengan duduk  dalam waktu yang relative lama, maka anda akan beresiko terkena penyakit pada tulang belakang dan juga pada leher anda.  Hal ini disebabkan karena posisi yang tidak nyaman serta karena keadaan duduk yang terlalu lama sehingga menyebabkan punggung nyeri dan leher pegal.

Dengan duduk yang lama maka anda akan menambahkan tekanan pada cakram tulang belakang anda. Hal inilah yang menyebabkan rasa sakit pada tulang belakang dan leher anda.

Cara mencegah gangguan kesehatan yang disebabkan karena duduk terlalu lama


Untuk menanggulangi hal tersebut, salah satunya dengan cara mengurangi durasi duduk ketika bekerja dengan diselingi dengan gerakan dan aktivitas lain.  Gerakan ini cukup sederhana, dengan berdiri, berjalan dan sedikit gerakan lain.

Ketika anda sudah terlalu capek dengan posisi duduk maka lakukanlah aktivitas lainya. Hal yang anda bisa lakukan dalam mencegah resiko duduk terlalu lama  seperti:
  • Ketika di kendaraan umum seperti Kereta KRL memilih untuk berdiri dari pada duduk.
  • Ketika pulang ke rumah maka memilih untuk berjalan kaki meski lebih lama dari pada menggunakan kendaraan.
  • Ketika ingin menuju lantai atas, maka memilih menggunakan tangga dari pada menggunakan lift begitu juga sebaliknya.
Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan selain dengan cara di atas . ketika anda lebih banyak bergerak maka akan semakin banyak perubahan sera semakin berkurang resiko terkena penyakit.  Sehingga disarankan untuk selalu berolahraga secara teratur untuk membantu mengurangi lemak yang ada dalam tubuh anda.

Demikian yang dapat di sampaikan mengenai beberapa akibat duduk terlalu lama, semoga dengan begini dapat membantu anda dalam menyelesaikan masalah mengenai kebanyakan duduk yang anda alami.

Referensi:
Veratamala, Arinda. 2017. 5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama. hellosehat[dot]com

Sunday, February 11, 2018

Kondisi Seperti Apa dan Mengapa Orang Memiliki Emosi Amarah?

Sudah lazim bagi setiap orang ketika memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Baik itu pendiam, penyabar, kalem, ramah, supel, ataupun gampang marah. Karakter tersebut akan sangat berpengaruh terhadap beberapa kondisi kesehatan masing-masing personal.

Namun belakangan ini banyak pertanyaan yang muncul mengenai mengapa orang memiliki perasaan amarah. Padahal sejatinya perasaan amarah tersebut sudah dalam diri  setiap manusia. Tinggal bagaimana kita mengatur perasaan tersebut.

Anybody can become angry — that is easy, but to be angry with the right person and to the right degree and at the right time and for the right purpose, and in the right way — that is not within everybody’s power and is not easy.” — Aristotle

Emosi amarah
Image: Anger Boy [pixabay]
(Setiap orang dapat marah — itu mudah, namun marah kepada orang yang tepat dan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, tujuan yang yang tepat, dan dengan cara yang tepat — itu bukan kesanggupan semua orang dan itu tidak mudah.)

Mengapa orang memiliki emosi amarah? 

Emosi amarah muncul ketika stimulus "rintangan" telah diterima oleh orang tersebut. Kemudian stimulus tersebut diindikasikan sebagai "musuh", respon yang muncul berupa "menyerang" dan dengan maksud tujuan akhirnya adalah menghancurkan atau menyelesaikan "rintangan" tersebut.

Setiap emosi yang dimiliki oleh manusia juga salah satunya bertujuan untuk mempertahankan diri, berkembang biak atau mengembangkan diri. Emosi yang tidak hanya dimiliki oleh manusia juga hewan sehingga emosi ini berkaitan dengan otak reptilian pada manusia (food, sex, and danger).

Food untuk mengembangkan diri, sex untuk berkembang biak, dan danger untuk mempertahankan diri. Sekarang bayangkan jika salah satu dari yang disebutkan diatas tidak dimiliki oleh manusia.

Tanpa makan kita tidak akan berkembang atau mati lemas, tanpa berhubungan intim maka tidak ada generasi penerus atau punah, tanpa mengerti isyarat bahaya kita akan lebih mudah mati terbunuh.

Mengapa orang memiliki emosi marah
Image: Tabel Stimulus Amarah

Menurut para ahli pengalaman empirik yang menyebabkan amarah tersebut seperti:

1. Orang Yang Berkuasa

Ketika seseorang merasa berkuasa, maka akan ada kecenderungan untuk merasa jika dirinyalah yang paling benar dan akan selalu cenderung menyalahkan orang lain ketika terjadi kesalahan.  Hal ini juga akan terjadi sikap yang selalu meremehkan orang lain.

Jika ke 2 hal itu ada pada diri seseorang maka yang terjadi akan terbentuk sikap egois pada dirinya. Rasa amarahpun akan timbul jika terjadi sebuah singgungan terhadap orang di sekitarnya.

2. Perasaan Dendam

Perasaan dendam adalah perasaan sakit hati yang masih tersimpan dalam diri seseorang. Setiap kali seseorang teringat pada kejadian yang tidak di inginkan kala itu, maka akan muncul rasa dendam dan akan berakibat pada rasa marah pada seseorang tersebut.

3. Ketika Kita Direndahkan atau Tidak Dianggap

Sebagian orang tidak menyadari bahwasanya sejelek apapun seseorang, bukan berarti hal itu menjadi sarana untuk merendahkan orang, bahkan itu bukan sarana untuk menjelek-jelekkan orang.  Karena ketika itu terjadi, maka akan tumbuh rasa merah pada diri seseorang tersebut.

4. Sengaja Dibuat Marah

Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang memang sengaja dihasut. Bagaimana agar seseorang ini terjadi marah. Meski sebenarnya buka tipe pemarah, namun ketika di hasut bisa jadi emosinya akan ikut terpancing. Kondisi ini bisa saja dibutuhkan seperti menggertak seseorang yang ia anggap berbahaya.

5. Momentum tertentu

Sesungguhnya ada momen tertentu yang menyebabkan seseorang marah. Hal itu sangatlah wajar. Di antara momen tersebut adalah dalam kondisi lapar, kecewa, sakit, tegang dan lain sebagainya.

Dampak bagi mereka yang sering marah


Selain penyebab marah pada diri seseorang tentunya ada beberapa dampak yang diakibatkan marah di antaranya:

1. Penyakit Stroke

Sudah diketahui jika penyakit struk  adalah penyakit yang terjadi dalam pembuluh darah otak di mana pasokan darah yang menuju otak sedang mengalami gangguan. Hal ini biasa ditandai dengan kematian pada jaringan otak akibat adanya penyempitan pada pembuluh darah tersebut.

Kurang lebih ada dua faktor yang menyebabkan penyakit ini terjadi yaitu faktor medis dan juga faktor resiko perilaku. Secara medis stroke diakibatkan karena adanya hipertensi serta kolesterol yang tinggi terhadap diri seseorang.

Sedangkan secara perilaku hal itu diakibatkan karena adanya pola perilaku yang tidak sehat. Mual dari pola makan yang tidak baik, sering mengkonsumsi alkohol dan juga kurangnya berolahraga.

Ketika memiliki suasana hati yang kurang nyaman, maka biasanya akan timbul sifat pemarah. Dan jika hal itu sering terjadi maka hal itu akan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit stroke.

2. Penyakit Serangan Jantung

Ketika seseorang mengalami Suasana hati yang buruk maka hal itu akan mengganggu sirkulasi otak.  Luapan emosi yang terjadi akibat marah akan dapat menyebabkan kurangnya sistem imun yang ada dalam tubuh kita  segingga akan mudah terkena resiko serangan jantung.

Ketika seseorang dalam kondisi marah, maka jantung juga akan ikut berdetak lebih kencang, darah dipompa menuju bagian yang diperlukan untuk meningkatkan fungsinya seperti wajah yang dapat membuat penglihatan dan pengindraan kita lebih tajam, atau tangan yang dikepal siap bertarung atau kaki yang siap mengejar. Dan apabila hal ini terjadi terus menerus maka tubuh kita juga akan ikut rusak.

3.  Penyakit Depresi

Seseorang yang sering mengalami marah , maka akan cenderung memiliki emosi negatif. Terlalu sering memiliki aura negatif juga tentunya akan merusak tubuh kita. Yang paling bahaya ketika seseorang mengalami marah adalah datangnya sifat depresi.

Depresi tidak hanya menyerang tubuh kita belaka, namun juga akan mempengaruhi pola perilaku kita.  Mulanya akan seperti biasa saja, namun jika sudah sering terjadi maka perilaku kitapun akan mulai sedikit berbeda dengan biasanya. Bahkan seseorang bisa juga akan memiliki kriteria yang tidak enak untuk dilihat orang seperti kurang bergairah, hilang energi, sedih dan juga cemas.


Referensi:
Mills, Michael. 2012. A 'Periodic Table' of Human Psychological Adaptations. PsychologyToday. Diakses: 18 April 2015

Thursday, January 25, 2018

Memahami Perilaku Orang Melalui Komunikasi Non Verbal (Tidak Sekedar Kata)

Tahukah kamu berkomunikasi tidak harus menggunakan kata serta ucapan yang berbentuk aksara yang bisa dituliskan dan juga diucapkan? Dalam dunia ini sebenarnya ada bentuk komunikasi lain yang memang kita belum menyadarinya. Padahal notabene kita sebenarnya sudah sangat sering sekali menggunakan alat komunikasi tersebut. Nah komunikasi inilah yang disebut dengan komunikasi non verbal.

Komunikasi yang biasa disebut dengan non verbal ini adalah merupakan sebuah bentuk komunikasi yang tidak perlu menggunakan kata, baik itu dengan menggunakan tulisan ataupun dengan menggunakan pesan lidah. Namun komunikasi ini hanya dengan menggunakan tanda-tanda yang ada dalam tubuh kita yang di dalamnya juga meliputi beberapa gerak tubuh kita, nada suara dan juga ekspresi muka.

Memahami perilaku orang lain melalui komunikasi non verbal
Image: Upset, Anger, and Dominance. [pixabay]

Berfungsi Sebagai Apa Komunikasi Non Verbal?


Bentuk dalam berkomunikasi jenis ini memiliki fungsi yang juga sama pentingnya dengan komunikasi seperti biasa yang sering kali kita pakai. Berikut lima fungsi dari komunikasi non verbal menurut Mark L.Knapp (1972:9), yaitu :

#1  Untuk Menggantikan atau Substitusi

Komunikasi ini dapat menggantikan beberapa pesan yang anda kirimkan melalui lisan anda. Seperti halnya ketika anda menganggukkan kepala anda ketika anda ditanya seseorang, maka itu tandanya anda menjawab iya. Meski lisan anda tidak menjawabnya namun si penanya sudah memahaminya. Itu adalah lambang-lambang secara universal.

#2  Dalam Rangka Penekanan atau Aksentuasi

Ketika kita menggunakan Bahasa non verbal maka kita berarti telah memberikan tekanan terhadap informasi yang kita sampaikan dengan Bahasa verbal.  Seperti ketika kita menggebrak meja, menyipitkan mata atau berteriak untuk menekankan informasi verbal kita.

#3 Untuk memperkaya makna pesan verbal atau komplemen

Gerak yang kita lakukan dalam non verbal bisa juga dijadikan pelengkap komunikasi verbal kita. Sebagai contoh ketika kamu ingin memerintahkan seseorang untuk memindahkan buku dari atas meja ke dalam lemari, tentu agar lebih cepat kamu menunjuk buku yang dimaksud kemudian mengatakan "Tolong taruh di lemari". Jika kita hanya meliihat konteks dari kata-katanya, akan timbul pertanyaan baru, "Apa yang ditaruh?"

#4 Untuk Mengulang

Dalam kita melakukan Bahasa non verbal, kitapun juga bisa mengulangi pernyataan verbal kita dengan menggunakan non verbal. Seperti kamu merencanakan sesuatu bersama tim dan memiliki 4 rencana untuk menyelesaikan misi tim. Saat eksekusi dilapangan dan memerlukan perubahan rencana, kamu mengangkat tanganmu secara lurus vertikal dan memperlihatkan jari telunjuk dan jari tengah. Kemudian rencana 2 pun dilaksanakan oleh timmu. 

#5  Untuk Menggambarkan Kontradiksi

Dalam tujuan tertentu, terkadang kita juga memberikan isyarat yang menurut kita berlawanan dalam pernyataan yang kita berikan.  Seperti ketika kita berbohong maka kita akan memberikan sikap menyiklangkan dua jari telunjuk kita. Atau mengatakan setuju tapi menggelengkan kepala.

Tujuan Komunikasi Non Verbal


Selain beberapa fungsi  di atas Menurut John V. Thil, komunikasi non verbal  juga memiliki beberapa tujuan di antaranya:
  1. Memberikan atau menyediakan informasi
  2. Sebagai sarana ekspresikan emosi
  3. Mengatur alur suara dalam percakapan
  4. Melengkapi, menentang, memberikan sifat serta mengembangkan pesan yang ada dalam komunikasi verbal
  5. Mempengaruhi atau mengendalikan orang lain
  6. Mempermudah tugas yang tidak bisa diterangkan dengan verbal. Semisal dalam permainan olahraga. 
The most important thing in coomunication is hearing what isn't said - Peter Drucker
(Hal terpenting dalam komunikasi adalah mendengar apa yang tidak dikatakan.)

Jenis Jenis Komunikasi Non Verbal


Karena begitu banyaknya pesan yang disampaikan melalui komunikasi non verbal, oleh karena itu terdapat 5 jenis komunikasi non verbal agar kamu lebih mudah memahami ini:

#1 Komunikasi Objek
Hal ini berkaitan dengan cara kamu menggunakan objek disekitar kamu atau objek yang saat ini sedang kamu gunakan. Saat kamu menggunakan kemeja putih berdasi, celana bahan hitam dan sepatu, maka orang yang melihat kamu akan berpikir kamu akan pergi melaksanakan tugas atau kamu orang kantoran. Mereka tidak berfikir kamu akan berolahraga atau berenang bukan? Apa yang kamu pakai sudah memberikan informasi kepada mereka.

#2 Sentuhan
Berapa kali kamu bersalaman dengan orang? bukankah perasaanmu berbeda setiap kamu bersalaman dengan orang? cara bersalaman juga menentukan apa yang akan kamu rasakan dan orang lain rasakan. Itu salah satu komunikasi bahkan tanpa memberitahu melalui lisan kepada masing-masing pihak.

Tanganmu menyentuh tangan mereka. Beberapa orang mungkin pernah mendapatkan jabat tangan yang singkat yang bahkan tidak sampai menyentuh seluruh telapak tangannya, atau bahkan kamu mendapatkan sentuhan ditelapak tangan dan punggung tangan saat mereka berjabat tangan menggunakan dua tangan.

Kondisi pertama, kamu akan dibuatnya tidak nyaman karena jabat tangan yang kamu ulurkan tidak ia terima seluruhnya dan kondisi kedua kamu merasa sangat dihargai karena jabat tangan kananmu diterimanya oleh kedua tangan mereka.

Sentuhan tidak selalu melalui telapak tangan, sentuhan dimanapun diarea tubuh seseorang selalu memiliki pesan.

#3 Kronemik
Cara kamu menentukan waktu dalam komunikasi non verbal. Meliputi ketepatan waktu dalam beraktifitas atau berperilaku. Banyaknya aktifitas yang dilakukan selama waktu tertentu. Sebagai contoh, kamu berada disuatu panggung untuk memainkan biola, ada ribuan orang yang bersedia mendengarkan nyanyianmu. Mereka duduk dengan tenang melihatmu berada dipanggung yang luas dihujani cahaya lampu sorot kekuningan sehingga terlihat tampak klasik dan eklusif.

Kamu memainkan biola dengan penuh penghayatan, buah dari usaha yang telah kamu lakukan berbulan-bulan untuk permainan 8 menit hari ini. Awal tidak terdengar suara apapun yang ada hanyalah gesekan biolamu. Seluruh pendengar merasakan emosi yang sama dengan dirimu, kamu memancarkan emosi melalui instrumen yang kamu mainkan.

Hingga gesekan terakhir, semuanya masih pada posisi yang sama, tidak bergerak sedikitpun bahkan beberapa orang tidak menyadari bahwa air matanya telah jatuh. Saat kamu membungkuk dan mengucapkan terima kasih. Mereka semua tersadar, dan sontak bertepuk tangan meriah untukmu, berteriak dan memintamu untuk kembali bermain.

Itu adalah tepuk tangan apresiasi, tanda terima kasih. Sekarang kamu pernah mendengar orang bertepuk tangan tanda memberikan semangat bukan? Seperti saat kamu bermain biola dan ditengah permainanmu kamu kehilangan konsentrasi sehingga terlupa not, kamu kembali mengulangnya lagi dan lagi hingga para penonton membantu kamu dengan bertepuk tangan. Walaupun aktifitas yang dilakukan sama, akan tetapi jika berbeda dalam waktu pelaksanannya, maka pesan itu akan berbeda.

#4 Gerak tubuh "Kinesik"
Komunikasi ini meliputi ekspresi wajah, kontak mata, bahasa tubuh yang intinya pergerakan yang dilakukan oleh tubuhmu.

#5 Proxemik "Bahasa Ruang"
Area Publik Non Verbal Komunikasi
Image: Public area [pixabay]

Jarak kamu dengan orang lain menentukan penialaian terhadap orang yang menilainya, sedangkan yang kamu rasakan adalah tingkat kenyamanan dengan orang tersebut. Seperti kamu tidak akan merasa nyaman jika ada orang yang tidak kamu kenal duduk makan bersama disebelahmu padahal kursi lain banyak yang kosong. Dan jika kalian adalah dua jenis kelamin yang berbeda, mungkin orang yang melihat kalian seperti pasangan yang sedang kencan.

Kamu butuh jarak dengan orang yang tidak kamu kenal tersebut. Dan dalam pembahasa bahasa ruang, jarak terbagi menjadi 4 bagian yaitu: Jarak intim, yang dikhususkan bagi seseorang yang kamu cintai atau orang yang sudah sangat kamu kenal. Jarak personal, untuk mereka yang statusnya hanya teman atau kenalan. Jarak sosial, untuk mereka yang baru saja mengenal kamu. Dan terakhir jarak Publik.
  • Jarak intim ketika berpelukan, berpegangan atau berbisik
    • Bentuk dekat - kurang dari 15 cm
    • Bentuk jauh - 15 sampai 45 cm
  • Jarak personal ketika berinteraksi antar teman akrab
    • Bentuk dekat - 45 sampai 75 cm
    • Bentuk jauh - 75 sampai 120 cm
  • Jarak sosial ketika bertemu dengan kenalan
    • Bentuk dekat - 1.2 sampai 2.1 m
    • Bentuk jauh - 2.1 sampai 3.6 m
  • Jarak publik ketika berhubungan dengan masyarakat
    • Bentuk dekat - 3.6 sampai 7.5 m
    • Bentuk jauh - 7.5 m lebih
Related post:

Referensi:

____.2015. Mengenal Fungsi Komunikasi Non-Verbal. Marcom.binus. Diakses 24 Januari 2018
Purwanto, Djoko. ____. Komunikasi Bisnis. dipisolo.tripod. Diakses 24 Januari 2018
Setiawan, Samhis. 2017. "Komunikasi Non Verbal" Pengertian & (Jenis-jenis). gurupendidikan. Diakses: 24 Januari 2018
____.2017. Proxemiks. Wikipedia. Diakses 24 Januari 2018

Wednesday, January 24, 2018

Menenangkan Diri dengan Manfaat Meditasi dalam Sudut Pandang Psikologis

Post sebelumnya, FH telah membahas manfaat olahraga dalam sudut pandang psikologis kali ini bagaimana manfaat meditasi dalam sudut pandang psikologis untuk diri sendiri?

Belakangan ini banyak terdengar kabar mengenai meditasi dalam dunia maya. Sebenarnya apasih yang dilakukan ketika bermeditasi sampai-sampai sering kali dijadikan sebagai ajang pembahasan dalam setiap perkumpulan.

Dalam ranah psikologi sendiri memang sudah sering kali dibahas mengenai meditasi namun memang belum banyak yang tahu mengenai manfaat meditasi dalam sudut pandang psikologis tersebut.

Sehingga perlunya artikel ini untuk membahas beberapa manfaat meditasi yang dilakukan tersebut.
Manfaat meditasi dalam sudut pandang psikologis dan  untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat meditasi:

Manfaat 1# Meditasi Dapat Mengurangi Stres


Sudah sangat familiar dalam kalangan masyarakat jika kita melakukan meditasi  maka kita juga akan memiliki kemampuan dalam menangani stres yang sedang kita hadapi. Caranya juga cukup mudah, cukup bermeditasi selama kurang lebih 10 menit setiap hari maka stres yang dihadapi akan semakin berkurang.

Stres sendiri sebenarnya diakibatkan oleh gaya hidup dan juga tantangan masyarakat modern yang semakin menjadi-jadi. Tidak mudah untuk mendeteksi seberapa parah stres yang dialami seseorang. Namun alangkah lebih baiknya jika sebelum terjadi stres yang berkelanjutan dilakukan beberapa pencegahan. Salah satunya dengan jalan bermeditasi.

Do not let the behavior of others destroy your inner peace.
– Dalai Lama

Jangan biarkan perilaku orang lain menghancurkan kedamaian batin Anda. – Dalai Lama

Menurut para ahli dalam mengobati stres yang terbaik adalah dengan menggunakan relaksasi. Hal itu dapat diperoleh dengan kita bermeditasi. Dalam penelitian lain juga menyebutkan jika bermeditasi juga akan membantu mengurangi resiko stres psikologis dan juga penyakit hipertensi untuk orang yang baru saja menginjak dewasa.

Manfaat 2# Meditasi Dapat Mengendalikan Tekanan Darah


Bermeditasi juga mampu menjaga tekanan darah anda. Dalam penelitian di atas juga telah disebutkan bahwa meditasi transcendental dapat mengurangi tekanan darah anda. Sehingga semakin lama bermeditasi maka tekanan darah dapat berkurang.

Manfaat Meditasi dalam Psikologis
Image: Meditasi [Pixabay]

Manfaat 3# Meditasi Dapat Mengatasi Insomnia


Ketika kita kurang tidur maka hal itu akan menyebabkan beberapa masalah serius dalam berbagai penyakit.  Di antaranya juga kurangnya nafsu makan. Kebanyakan penderita insomnia akan menggunakan obat tidur untuk membantu tidur nyenyak mereka.

Beberapa penelitian telah meneliti mengenai keefektifan bermeditasi dan juga menggunakan obat tidur dalam menangani penyakit insomnia. Namun hasilnya melakukan meditasi ternyata lebih efektif dalam menangani imsomnia tersebut.

Manfaat 4# Meditasi Dapat  Menurunkan Risiko Infeksi Pernafasan Akut (IPA)


Bermeditasi juga memiliki Manfaat untuk kesehatan. Sebagai contoh juga bias menurunkan resiko infeksi pernafasan akut. Infeksi pernafasan akut disebabkan oleh adanya virus influenza yang akan mempengaruhi banyak orang.

Sistem kekebalan tubuh dan juga berolahraga akan melindungi kita dari virus tersebut.  Berolahraga dan juga bermeditasi telah banyak terbukti dapat menangkal infeksi pernafasan yang akut serta menambah tubuh kita semakin sehat.

Meditation is not a way of making your mind quiet. It’s a way of entering into the quiet that’s already there – buried under the 50,000 thoughts the average person thinks every day.
– Deepak Chopra

Meditasi bukanlah cara membuat pikiran Anda tenang. Ini adalah cara masuk ke dalam ketenangan yang sudah ada - terkubur di bawah 50.000 pikiran yang dipikirkan rata-rata orang setiap hari. - Deepak Chopra

Manfaat 5# Meditasi Dapat Mengatasi Gangguan Seksual


Manfaat meditasi yang begitu penting dan sangat mengagumkan adalah kemampuan yang didapat dalam meditasi untuk membantu terapi seksual bagi wanita yang mengalami gangguan dalam seksualnya.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 menunjukkan bahwasanya terjadi perubahan yang begitu signifikan dalam masalah dan juga gairah seksual. Dalam penelitian tersebut peneliti menunjukkan banyaknya peningkatan nilai pemulihan depresi bagi wanita yang mengalami gangguan seksual akibat dari sejarah yang pernah dialami wanita tersebut.

Manfaat 6# Meditasi Dapat Membantu Penurunan Berat Badan


Penelitian yang sudah dilakukan serta survei yang sudah dibuktikan menyebutkan, jika makan ketika kita dalam keadaan emosi akan sangat memberikan kontribusi yang lumayan besar terhadap kasus obesitas baik itu terjadi pada orang dewasa maupun terjadi pada remaja.

Kebiasaan makan seperti ini akan mendorong kita untuk selalu makan yang banyak meskipun perut kita tidak dalam kondisi yang lapar.  Kebiasaan seperti ini banyak diakibatkan karena adanya stres yang tidak bisa dikelola dengan baik serta adanya kebosanan, kegelisahan dan juga kesedihan yang mendalam.

Dengan bermeditasi secara baik dan benar maka akan membantu menurunkan berat badan dan juga akan membantu memperbaiki kondisi pola makan yang buruk dan tidak teratur. Meditasi juga akan bisa mengendalikan porsi makan sehingga akan sangat berhubungan langsung dengan  obesitas secara keseluruhan.

Manfaat 7# Meditasi Dapat Meningkatkan Kecerdasan


Dengan bermeditasi maka kita akan bisa meningkatkan dan mempertajam pikiran kita. Hal ini akan sangat bermanfaat jika kita menginginkan kecerdasan yang tinggi. Dengan adanya manfaat meditasi dalam sudut pandang psikologis  maka secara otomatis otak kitapun akan bertambah cerdasnya.

Related Post:

Referensi:
_____._____. 200 Meditation Quotes For Practice, Inspiration, and Livinf. liveanddare. Diakses: 24 Januari 2018

_____. 2015. 11 Manfaat Meditasi yang Mungkin Bakal Mengejutkan Anda. Sehatraga. Diakses: 23 Januari 2018
 
loading...