Saturday, May 27, 2017

[Baker Effect] Alasan Mengapa Kamu Sulit Mengingat Nama

Pernahkah kamu merasa kesulitan mengingat sesuatu? Nama seseorang, misalnya. Apalagi ketika kamu baru berkenalan dengan seseorang dalam waktu yang singkat dan belum terbiasa berinteraksi dengannya.

Dan pernahkah kamu mengira bahwa ketidakmampuanmu dalam mengingat nama tersebut dikarenakan kemampuan otakmu yang rendah?

Dikutip dari channel youtube AsapScience berjudul ‘What Do You Forget Their Name’, ketika seseorang hanya menyebutkan namanya tanpa menjelaskan keterangan-keterangan lain tentang dirinya saat berkenalan, maka namanya rentan untuk tidak terekam di ingatan kita.

Fenomena ini erat kaitannya dengan istilah ‘Baker Effect’, dimana otak tidak dapat menyimpan informasi hanya dari sebuah nama. Sebuah nama harus dikaitkan dengan sesuatu agar lebih mudah diingat.

handhshake
Image: Handshake [pixabay]
Seseorang dengan nama Bakrie akan lebih mudah terlupakan jika tidak ada yang menghubungkan nama Bakrie dengan sesuatu. Jika Bakrie adalah seorang baker (tukang roti) dan kita menghubungkan namanya dengan pekerjaannya maka hal tersebut lebih mudah diingat. Seperti Sartani, berkenalan dengannya di sebuah pasar dan ia adalah petani.

Mitchell Moffit dan Gregory Brown dalam video tersebut menjelaskan bahwa ketidakmampuan dalam mengingat nama bukan karena kemampuan otak kita yang rendah, namun berkaitan dengan cara otak dalam memroses sebuah informasi serta tingkat ketertarikan kita.

Ketika berkenalan dengan seseorang, seringkali kita justru fokus pada rutinitas perkenalan itu sendiri: apa yang akan kita katakan saat ia telah menyebutkan namanya, bagaimana cara kita bergerak (bahasa tubuh) setelah itu. Hal tersebut dikenal dengan istilah ‘next in line’. Lagi, menurut Mitchell Moffit dan Gregory Brown

"We simply aren’t very good at both disseminating information at the same time we try to take in and store new information.

(Kita sama sekali tidak pandai menyebarkan informasi sekaligus saat kita mencoba masuk dan menyimpan informasi baru.)

Ketidakmampuan mengingat nama bisa juga terjadi karena memang kita tidak peduli. Misalnya, kita sedang berada di pesta ulang tahun teman dimana banyak bertemu dengan orang-orang baru yang tidak kita kenal sebelumnya dan kita tidak tertarik untuk membentuk sebuah hubungan baru dengan orang-orang baru tersebut.

Alhasil ketika berkenalan dengan seseorang, kita mudah sekali lupa dengan namanya. Artinya, pada saat itu tingkat ketertarikan kita rendah. Sederhananya, semakin banyak minat yang anda miliki dalam sesuatu, semakin besar kemungkinan otak untuk mengingat.

4 Tips bagaimana agar mudah mengingat nama


Karena sebuah nama saja tidak menyimpan informasi spesifik di dalamnya, apalagi jika memang kita tidak tertarik. Disamping itu, otak kita lebih mudah merekam informasi yang berbentuk visual, itulah sebabnya kita seringkali hanya ingat detail wajah seseorang yang baru dikenal tanpa ingat siapa namanya. Kecuali kita benar-benar memusatkan perhatian pada orang tersebut.

Nama
Wanita mana yang namanya mudah diingat?

Meskipun begitu, berikut fenomenaharimu berikan beberapa tips agar mudah mengingat nama yang dilansir dari channel Youtube Grag and Mitch:
  1. Pusatkan Perhatian

    Ini adalah yang tersulit sekaligus terpenting jika ingin benar-benar mengingat nama seseorang. Kita harus benar-benar memusatkan perhatian pada saat mereka memberi tahu.

    Jika kita segera menyadari bahwa kita tidak mendengarkan atau kurang jelas mendengarnya, masih layak jika kita meminta mereka mengulangi kembali. Seringkali kita tidak lupa akan nama karena ada sebuah kenangan buruk, dan itu hanyalah sesuatu yang kamu tidak perlu benar-benar fokus.
     
  2. Gunakan Nama Mereka dan Ulangi

    Setelah kita mengetahui nama mereka, gunakan kembali dan ulangi, tanamkan dalam ingatan jangka pendekmu untuk menyebutkan nama mereka dimanapun ketika bertemu. Misalnya ketika kamu bertemu dengan Ane yang baru kamu kenal minggu lalu, maka sapalah mereka seperti ini,

    “Hai, Ane, senang bertemu denganmu,” bukan hanya, “Hai, senang bertemu denganmu,”.

    Jika kamu secara aktif menyertakan nama mereka dan menciptakan sedikit memori, bersamaan dengan itu, semua sel otak menyala dan terhubung. Dan seperti banyak hal, jika kamu menggabungkan pikiran dengan tindakan, dalam kasus ini, mulutmu bergerak sementara kamu mencoba mengingat sesuatu, akan menempel di otakmu.
     
  3. Bangun Asosiasi

    Bangunlah asosiasi (menghubung-hubungkan) sehingga lebih banyak koneksi yang kita buat untuk otak kita. Misalnya, ketika kamu mengetahui orang lain bernama Cindy, pikirkan tentang perbandingan antara Cindy yang baru saja kamu temui.

    Itu akan membantumu untuk mengingat nama mereka atau gambaran mereka. Gambarkan dalam pikiranmu seperti kamu menggambarkan Cindy yang baru kamu kenal  sedang memakan candy (permen) susu manis. Suatu hari ketika kamu bertemu Cindy yang baru kamu kenal, kamu akan menghubungkannya dengan candy karena Cindy memiliki wajah yang manis dan kulit seputih susu.

    Jika kamu kesulitan dalam membuat koneksi visual tersebut, jangan khawatir karena tindakan sederhana yang kamu coba lakukan akan membantumu mengingat nama mereka.

    The key to a perfect memory is your imagination.
    - Dominic O'Brien -

  4. Eja Namanya

    Buatlah dia mengeja namanya untukmu lalu gambarkan dalam pikiranmu huruf-huruf dari nama tersebut lewat dahinya, itu akan membantumu untuk menanamkan nama mereka dalam ingatanmu.

Dan fenomenaharimu berikan juga tips agar orang lain dapat dengan mudah mengingat namamu, yaitu ceritakanlah apa yang kamu lakukan. Nama begitu mudah terlupakan karena fokus otak adalah untuk membuat kesan baik dan mengingat wajah.

Juga beritahukan pekerjaanmu, berikan orang lain sesuatu yang bisa mereka hubungkan dengan namamu yang mana akan membuat mereka lebih mengingatnya. Dengan begitu, kamu dan orang lain yang baru kamu kenal bisa sama-sama mengingat nama masing-masing.

Untuk kamu yang ingin tahu lebih lanjut tentang daya ingat, fenomenaharimu telah menyajikannya untuk kamu:



Referensi:
Mitchell Moffit dan Gregory Brown. Youtube Channel: AsapScience. Why Do You Forget Their Name. 2015.
Mitchell Moffit dan Gregory Brown. Youtube Channel: Greg and Mitch Brown. 7 Clever TRICKS To Remember Names. 2015.
O'Brien, Dominic. PDF. Diakses: 28 februari 2016

Thursday, May 18, 2017

Komunikasi Membela Diri yang sering ditemui dalam Kehidupan Sehari-hari

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar bagi manusia dalam berinteraksi di kehidupan sehari-hari. Dalam berinteraksi, manusia sebagai makhluk sosial dituntut untuk bisa menjalin komunikasi dengan baik. Adalah hal yang wajar apabila manusia menginginkan segala sesuatu dalam hidupnya berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun. Namun kenyataannya, keinginan tersebut merupakan hal yang mustahil.

Dalam berkomunikasi pun, tidak selalu berjalan secara lancar dan efektif. Ketidakefektifan tersebut bisa disebabkan oleh perbedaan penafsiran antara sender (komunikator/yang menyampaikan pesan) dengan receiver (komunikan/yang menerima pesan), ataupun karena adanya cara penyampaian yang salah.

Perubahan emosi yang tidak menentu dalam diri manusia bisa juga mempengaruhi bahkan menghambat proses komunikasi tersebut. Padahal, komunikasi merupakan proses yang sangat penting dan berpengaruh terhadap keberlangsungan interaksi antar manusia.

Dalam proses komunikasi, disaat manusia merasa tidak nyaman atau terdesak dalam situasi yang dianggap tidak menyenangkan, seringnya manusia melakukan pertahanan berupa tindakan membela diri (defensiveness).

Fenomena Harimu, komunikasi membela diri yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Komunikasi membela diri
Image: Defensiveness Communication [pixabay]

Mengapa kita membela diri?


Pamela Regan, dalam buku Close Relationship menyatakan bahwa,

"When faced with a partner’s criticism and contempt, it is difficult for the other partner not to become defensive."

(Ketika menghadapi kecaman dan penghinaan lawan bicara, sulit bagi lawan bicara lain untuk tidak membela diri.)

"Defensiveness refers to feeling victimized, unfairly treated, or attacked by the partner, particularly during times of conflict or disagreement."

(Membela diri mengacu pada merasa dijadikan sebagai korban, mendapat perlakuan tidak adil, atau diserang oleh lawan bicara, khususnya selama terjadinya konflik atau ketidaksetujuan.)

Tindakan ini merupakan hal yang manusiawi, meskipun tidak semua hal yang manusiawi dapat diterima atau dibenarkan.

5 Indikasi yang sering dilakukan


James Coan dan John Allen dalam Handbook of Emoticon Elicitation and Assesment membagi defensiveness kedalam lima indikator yaitu the "yes-but," cross-complaining, minimization, excuses serta aggressive defenses:

  1. The "yes-but."
    Merupakan indikator yang paling umum terjadi dalam membela diri. Sebuah pernyataan yang memulai dengan persetujuan yang berlangsung sebentar namun sangat cepat berakhir dalam sebuah ketidaksetujuan, "Ya, bla bla bla, tapi, bla bla bla…"
     
  2. Cross-Complaining
    Indikator membela diri dengan cara segera mengalihkan pada kondisi-kondisi lain agar pembicaraan beranjak dari bahasan yang sebelumnya ke bahasan yang lain. Cenderung menghindari diri agar tidak lagi disalahkan.
     
  3. Minimization
    Bentuk membela diri ini adalah mencoba meminimalisir keluhan dengan menegaskan bahwa masalah yang dikeluhkan bukanlah hal yang seharusnya menjadi masalah utama. Meskipun seseorang memang bersalah, ia melakukan pembelaan seolah-olah ia tetap ada benarnya.
     
  4. Excuses
    Dimana membela diri dengan menghindari atau melemparkan tanggung jawab atau kesalahan pada sesuatu yang lain atau orang lain bukan kepada receiver. Sehingga, "banyak alasan!" menjadi kata yang sering terpintas oleh Receveir.
     
  5. Aggressive Defenses
    Seringkali bentuk membela diri ini menegaskan sesuatu dengan agresif, penolakan yang berapi-api dan terdengar kekanak-kanakan.

Contoh Percakapan dalam Berkomunikasi yang Mengandung Defensiveness


Percakapan dibawah ini merupakan contoh dua orang yang saling membela dirinya masing-masing.

Woman: "Ini bukan salahku kita kehabisan susu. Saya tidak bisa bertanggung jawab atas semua hal kecil dalam rumah. (Mengandung indikator aggresive defenses, "Ini bukan salahku.")

Man: "Saya tidak bisa pergi ke toko karena bos saya menyuruh saya lembur sehingga saya tidak punya waktu untuk pergi." (Mengandung indikator Excuses, dimana melemparkan tanggung jawab pada orang lain)

Woman: "Baik, jika saja kamu ingat untuk membuatkanku daftar belanja, kita tidak akan kehabisan barang-barang yang kita butuhkan." (Mengandung indikator cross-complaining, dimana mengalihkan pembicaraan pada hal lain)

Man: "Hey, ini bukanlah akhir dari dunia. Kita selalu bisa mempunyai telur untuk sarapan sebagai pengganti sereal." (Mengandung indikator minimization, dimana adanya usaha untuk meminimalisir keluhan)

Woman: "Baik, itu benar. Saya tidak pergi ke toko tapi itu karena saya menunggu kamu memberikan daftar belanja." (Mengandung indikator the "yes-but", dimana menyatakan persetujuan namun langsung menyatakan alasan untuk membela diri)

Man: "Lagipula saya tidak pernah berkata saya akan pergi ke toko"

Woman : "Ya, kamu mengatakannya!" (Mengandung indikator aggressive defenses, berapi-api dan bersifat kekanak- kanakan)

Man : "Tidak, aku tidak mengatakannya!" (Mengandung indikator aggressive defenses, berapi-api dan bersifat kekanak- kanakan)

Membela diri dalam komunikasi tidak hanya dilakukan pada komunikasi verbal tapi juga nonverbal, seperti tindakan merengek atau meninggi-rendahkan suara, merubah posisi tubuh, memperlihatkan gerak gerik tubuh seperti melipat lengan di dada dan memberikan senyuman palsu.

Sama halnya dengan stonewalling, dalam SPAFF (Specific Affect Coding System) komunikasi defensiveness bernilai -2. Negatif pada nilai tersebut menjelaskan bahwa seseorang yang melakukan pembelaan diri memiliki potensi merusak hubungan dengan orang lain.

Mengakui kesalahan bagi mereka yang berbuat salah merupakan langkah yang lebih baik daripada berusaha membela diri agar tidak terlihat bersalah. Namun dibeberapa kondisi, membela diri dapat dibenarkan hanya jika orang tersebut dalam kondisi yang memang "benar."

Seseorang yang dituduh melakukan perbuatan curang padahal dia tidak melakukan hal tersebut, maka lazim orang tersebut melakukan aggresive defenses. Walaupun secara komunikasi hal tersebut dapat berpotensi merusak interaksi, namun jika ia memang tidak melakukannya maka kebenaran itu patut dipertahankan.

Referensi:
Regan, Pamela. 2011. Close Relationship. New York-London: Routledge.
James A. Coan dan John J.B. Allen. 2007. Handbook of Emotion Elicitation and Assessment (Series in Affective Science). Oxford: Oxford University Press.

Wednesday, May 10, 2017

5 Hal yang Membedakan Perasaan Cemburu dan Iri Hati

Setiap saat, manusia tidak terlepas dari mengalami suatu keadaan yang disebut perasaan, baik perasaan yang positif maupun negatif. Seseorang dapat mengetahui yang dirasakan oleh orang lain melalui ekspresi yang ditunjukkan oleh orang tersebut.

Perasaan positif misalnya perasaan bahagia yang dapat terlihat dari seseorang yang sedang tersenyum atau tertawa. Sedangkan perasaan negatif seperti perasaan sedih ditunjukkan seseorang melalui ekspresi menangis. Namun menangis juga seringkali merupakan ekspresi dari perasaan bahagia yaitu ketika seseorang menangis terharu.

Perasaan seringkali dapat dengan mudah dilihat oleh orang lain meski tidak semua ekspresi menunjukkan perasaan seseorang yang sebenarnya. Namun biasanya manusia akan secara reflek mengeluarkan ekspresi sesuai dengan perasaan yang dialami.

Jealousy
Image: Jealousy [pixabay]


Beberapa bentuk lain dari perasaan negatif adalah rasa cemburu dan iri hati. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, cemburu adalah:

1. Merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dsb; iri hati; sirik; 2 kurang percaya; curiga (karena iri hati)

Sedangkan iri hati adalah:

Merasa kurang senang atau tidak senang melihat keberhasilan orang lain.

Secara arti, keduanya terlihat sama namun penerapannya berbeda. Menurut Rubin (1998) cemburu dan iri hati itu sama-sama merupakan dari fungsi ketidaknyamanan (insecurity) dan rendahnya harga diri  (self-esteem.)

Salovey dan Rodin berpendapat bahwa perbedaan utama dalam kondisi psikologis antara cemburu dan iri adalah kemungkinan kehilangan dan keinginan untuk memiliki. Itu artinya, jika seseorang sedang cemburu dalam kaitannya dengan cinta antara lawan jenis misalnya, ia merasa bahwa ia akan kehilangan pasangannya. Sedang jika ia sedang iri, ia merasa bahwa ingin untuk memiliki seseorang yang merupakan milik orang lain.

Perbedaan Cemburu dan Iri Hati Berkaitan dengan Interaksi Manusia


Cemburu:
Andien: "Saat kamu memberikan perhatian yang lebih padanya (si wanita), entah mengapa aku kesal, kecewa, sedih, dan marah terhadapmu (si pria.)"

Iri Hati:
Andien: "Mengapa harus kamu (si wanita), kamu selalu mendapatkan perhatian yang lebih darinya (si pria,) pasti sangat menyenangkan bukan?"

Walaupun keduanya ada dalam wilayah emosi yang sama tapi intensitas cemburu lebih sering terjadi bila dibandingkan dengan iri karena manusia memang lebih mudah merasa bahwa ia merasa kurang dibandingkan dengan orang lain sebelum sampai pada rasa ingin memiliki lebih dari apa yang ia punya.

Rasa cemburu dapat menjadi pendorong seseorang merasakan iri. Agar dapat lebih membedakan antara perasaan cemburu dan iri hati, simak contoh keadaan yang terjadi dalam keseharian ini,

Dona adalah pacar Arya. Seringkali Dona tidak senang melihat Arya selalu tertawa ketika bercengkrama dengan Tari.

Ini adalah contoh dari rasa cemburu yang dirasakan Dona, ketika Arya tertawa bersama Tari, itu artinya Dona menganggap Tari adalah perempuan yang selalu dapat menghibur Arya. Terlebih lagi apabila Arya tidak tertawa sesering itu ketika sedang bercengkarama dengan Dona. Dona merasa bahwa dirinya lebih sedikit untuk bisa menghibur Arya daripada perempuan lain. Ketidaknyamanan ini menimbulkan rasa takut bagi Dona bahwa suatu saat Dona akan ditinggalkan Arya.

Dona menjadi ingin memiliki keadaan dimana bisa selalu tertawa ketika becengkrama dengan Arya, ia ingin menjadi perempuan yang paling bisa menghibur Arya seperti Tari bahkan lebih dari Tari.

Dalam kasus ini, yang ingin dimiliki oleh Dona bukanlah barang, melainkan keadaan. Disinilah rasa iri Dona timbul, disebabkan oleh rasa cemburunya karena itulah yang menimbulkan rasa iri terhadap Tari.

Sudut Pandang mendapatkan Cemburu atau mendapatkan Iri Hati


Dalam konteks ini, mendapatkan rasa cemburu atau mendapatkan rasa iri hati bergantung pada hal yang dipedulikan. Jika Tari adalah orang lain bagi Dona yang sama sekali Dona tidak kenal, maka perasaan cemburu lebih mungkin timbul terhadap Arya karena Dona menganggap Arya tidak bisa menjaga perasaannya juga Arya membagi perhatian atas dirinya dan orang lain.

Karena cemburu telah menyelimutinya, Dona menjadi jutek, diam [kesal, gak mau tau], beberapa perempuan yang berada dikondisi tersebut mungkin akan memarahi cowoknya, mencubit, menjewer, bahkan menampar.

Kondisi lain, Jika Tari adalah rival bagi Dona dan Arya adalah seseorang yang sama-sama mereka sukai, maka perasaan iri hati Dona lebih mungkin timbul terhadap Tari. Tari berada dalam kondisi yang diinginkan oleh Dona (bercengkrama bersama Arya dan tertawa bersama.)


Tabel Perbedaan cemburu dan iri hati
Tabel perbedaan cemburu dan iri hati

Bagaimana, sudah dapat membedakan antara perasaan cemburu dan iri hati, bukan? Anger, Fear, Sad, dan disgust adalah beberapa emosi dari 6 emosi dasar manusia yang dapat kamu ketahui lebih lanjut di "6 Emosi Dasar Manusia yang Membantumu Memahami Perasaanmu."

Referensi:
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
HALIMATUSSADIYA. 2004. Skripsi: Cemburu, Agresi dan Penanggulangannya, Studi Kasus pada 3 Pasangan Suami Istri. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Thursday, April 6, 2017

6 Dasar Emosi Manusia yang Membantu Memahami Perasaanmu

Tidak pernah terlepas dari emosi disetiap interaksi antar manusia. Emosi memberikan peran penting terhadap penyampaian pesan. Kata "Aku cemburu" tentu memiliki makna yang berbeda jika emosi yang orang pancarkan berbeda. Kamu bisa menyisipkan amarah didalamnya, sedih atau takut bahkan senang yang disampaikan melalui ekspresi wajah atau bahasa tubuh.

Tahukah kamu "isi pesan" atau komunikasi verbal hanya menyumbang 7-10% dalam komunikasi? Yang artinya seseorang yang hanya mengandalkan "isi pesan" dalam berkomunikasi memiliki tingkat "gagal paham" yang tinggi kepada penerima pesan.

Bayangkan seseorang wanita atau pria berdiri dihadapanmu, and say "love you" dengan wajah, suara yang datar serta berdiri kaku layak sikap sempurna. Kira-kira apa respon mu? [:D] Apalagi jika suasana malam hari yang sepi diatas jembatan panjang dibawah lampu penerangan jalan kuning yang redup. [:D]

Jika seseorang ingin mengetahui maksud dari suatu kata, seseorang harus melihat bagaimana kata itu digunakan.
- Wittgenstein -

Emosi erat kaitannya dengan ekspresi. Ekspresi sebagai media yang menyampaikan emosi/perasaan apa yang kita rasakan kepada orang lain. Dan tulisan ini berusaha membawamu untuk memahami emosi dasar pada manusia yang dapat membantumu memahami perasaanmu ataupun apa yang dirasakan orang lain.

Fenomena Harimu, 6 Emosi dasar manusia yang membantumu memahami perasaan.

Kategori emosi dasar 1# Senang


Semua orang menginginkan hal yang menyenangkan [mungkin tidak untuk penderita cheropobia.] Senang adalah suatu feeling state yang menyebabkan kecenderungan untuk "mengulangi" tingkah laku dirinya untuk membuatnya merasa kembali senang.

ekspresi bahagia
Image: Happiness expression [pixabay]
Rasa senang dapat bersifat adiktif, suatu hal yang menyenangkan jika itu hilang dapat membuat orang merindukan momen menyenangkan tersebut. Jika kamu memiliki kisah menyenangkan bersama teman-teman saat sekolah dulu mungkin kamu akan merindukan momen tersebut saat kamu tua nanti.

Orang yang berhasil membuat orang disekitarnya tertawa tanpa mengorbankan harga dirinya cenderung ingin mengulangi tindakannya agar orang lain tertawa lagi, setidaknya untuk orang yang didekatnya. Penerimaan (acceptance) merupakan salah satu emosi ini. Mungkin karena salah satu alasan ini lah orang mengikuti trend.

Gembira, ketertarikan, bangga, diterima, bersemangat, damai, keintiman, serta optimis yang jika tidak kamu peroleh dalam harianmu—suatu waktu kamu akan merindukan momen tersebut. Untuk mengetahui lebih dalam tentang emosi ini, kamu dapat menelusurinya di ciri dan 8 perasaan yang termasuk emosi kebahagiaan.

Kategori emosi dasar 2# Takut


Kita adalah makhsluk yang memiliki insting untuk membela, membelokkan, dan menangkal segala ancaman terhadap kesejahteraan kita, yang bisa jadi merupakan ancaman kepada harga diri kita
- Daniel Goleman -

Bayangkan seseorang yang tidak memiliki rasa takut, mungkin dapat mengendarai mobil dengan kecepatan 100 km/jam dijalanan ibu kota siang hari dengan banyaknya tikungan dan lampu lalu lintas serta padat kendaraan.

Orang akan merasa takut ketika suatu hal menjadi ancaman bagi orang tersebut, "danger" menjadi isyarat yang orang terima sehingga ia memilih untuk mengembalikan keadaan menjadi kembali aman dengan cara menghindari hal yang membuatnya merasa takut.

Ekspresi takut
Image: Fear expression [pixabay]

Takut dihina, ditolak, tunduk, merasa tidak aman, dan cemas merupakan bagian dari kategori emosi takut.

Beberapa orang takut digigit cobra karena  hal itu mengancam keselamatan mereka yang artinya peluang kematian yang lebih tinggi untuk mereka. Takut dijauhi, dikucilkan atau diabaikan karena hal itu mengancam kebutuhan relasi sebagai makhluk sosial. Takut miskin karena hal itu mengancam kesejahteraan mereka.

Sehingga rasa takut tersebut juga dapat digunakan sebagai motif mereka untuk melakukan "ini dan itu" walaupun tidak selalu efektif. Saat seseorang melihat ular berbisa, otak merespon sebagai suatu hal yang mengancam keselamatan orang tersebut. Memerintahkan jantung untuk bekerja lebih cepat agar darah terpompa keseluruh bagian tubuh terutama untuk kebutuhan motorik seperti kaki dan tangan.

Efeknya orang akan dapat berlari kencang, memukul lebih keras, dan lebih waspada. Namun kesan yang begitu cepat agar tidak mati membuat orang sedikit berfikir primitif. Kemampuan kognitif mereka lebih rendah dari sebelumnya karena yang mereka tahu hanyalah kabur atau bertarung.

Isyarat yang orang terima ketika merasa takut adalah "danger" untuk melawan hal tersebut orang harus mengubah isyarat itu sebagai "enemy." Dan "enemy"adalah isyarat untuk emosi Amarah. Coba perhatikan contoh dibawah ini.

Kategori emosi dasar 3# Amarah


Berjalan yang hanya ditemani awan mendung, dimalam hari saat itu tanpa cahaya selain sebilah senter yang ia gunakan. Anak 8 tahun harus menemui seorang dukun beranak karena sang ibu merintih kesakitan yang  akan melahirkan adik kedua nya.

Sang ayah baru saja meninggalkannya membuatnya merasa sedikit harus menanggung beban seperti seorang ayah. Dia adalah anak tertua laki-laki dikeluarga.

Menuju tempat si dukun, mimik wajahnya tidak seperti sebelum ia berangkat. Membayangkannya pergi sendiri di malam hari yang mendung dengan jarak yang baginya cukup jauh menjadika matanya terbuka lebar, ujung bibir tertarik horizontal dan sedikit terbuka, pupil mata yang seketika mengecil, serta keringat yang keluar dari pori-pori kulit terasa dingin.

Disamping itu ia harus menolong ibunya untuk memanggil si dukun. Mengumpulkan keberaniannya dan ia harus menghadapinya. Kemudian mengepal tangannya kuat-kuat, menutup mata serta menekan kelopak matanya, menyempitkan bibirnya saling menekan. Kembali menatap ke luar pintu sebagai hal yang menantang dirinya. "Argh!!" Ekspresinya berubah seperti seseorang yang memiliki tujuan pasti, agresi serta semangat.

Segera dia mengambil senter serta syal biru favoritnya, dan berangkat!

Ekspresi marah
Image: Anger expression [pixabay]

Memang dibeberapa kondisi kamu harus berani melawan rasa takutmu untuk mempertahankan kesejahteraanmu. Untuk mempertahankan hal yang berharga dan bernilai.

Amarah juga persepsi, amarah juga hasil dari bagaimana seseorang memandang suatu hal. Isyarat amarah adalah "enemy" yang dirangsang oleh suatu hal yang menghambat. Menghancurkan hambatan tersebut sehingga memiliki kecenderungan "menyerang maju!"

Kategori emosi dasar 4# Sedih


Merasa bersalah, ditinggalkan, keputus-asaan, depresi, merasa sepi, bahkan perasaan bosan adalah bagian dari kategori emosi kesedihan. Kesedihan terjadi jika seseorang merasa kehilangan akan suatu hal yang berharga atau bernilai.

Seseorang yang cemburu juga mengalami kehilangan suatu hal yang berharga yang bisa jadi waktu kebersamaan dengan "dia" yang ada pada orang lain, disamping itu seseorang akan merasa kesal dan juga takut. Cemburu itu sendiri tidak hanya emosi sedih melainkan komposisi takut, marah dan sedih. Berbeda dengan iri hati yaitu dengan tambahan emosi jijik.

Selain itu, perasaan seperti kangen termasuk emosi kesedihan yang kamu dapat telusuri lebih lanjut di mengapa kita merindukan orang lain.

Ekspresi sedih
Image: Sadness expression [pixabay]

Memiliki isyarat "abandonment," kecenderungan untuk menyusun kembali "kekuatan" dari hal-hal tersisa yang dimilikinya dan selama proses itu orang cenderung menangis. Menangis dapat meringankan beban emosional seseorang, oleh karena itulah tubuh mereaksikan hal tersebut agar terbebas dari tekanan emosional. Bukankah akan terasa sesak di dada jika menahan hal tersebut?

Menangis bukan berarti "cengeng," ini hanyalah reaksi tubuh untuk membuat orang menjadi sedikit lebih baik. Bagi pria, menangis bukanlah sesuatu yang gentle ini merupakan pemikiran yang keliru. Emosi sebisa mungkin di ekspresikan dan tidak ditahan.

Kategori emosi dasar 5# Terkejut


Dua Hari menjelang Idul Fitri, hampir seluruh toko sandang mengadakan promo diskon besar-besaran. Hal ini memungkinkan pemilik toko menarik pelanggan sebanyak-banyaknya dengan keuntungan tinggi yang diperoleh melalui frekuensi penjualan bukan karena harga barangnya.

Namun berbeda dengan toko styleaf, mereka mengadakan promo yang tidak biasa dengan toko-toko lain. Mereka menggratiskan dagangan mereka kepada setiap pembeli kelipatan 50. Artinya setiap pelanggan yang ke 50 mereka tidak perlu membayar barang yang mereka beli dan kemudian berlaku untuk 50 pelanggan berikutnya.

Saat itu Jesi dengan temannya pergi berbelanja di toko styleaf, memilah dan memilih layaknya perempuan yang memiliki standarisasi tinggi dalam fashion. Saat itu Jesi tidak berfikir akan mendapatkan promo tersebut, dia datang karena kualitas serta mode pakaiannya yang membuat dia tertarik.

Empat potong pakaian ia pilih segera mengantre dengan teman yang berbaris dibelakangnya. Styleaf menyediakan 3 loket dan saat itu mereka mengantre diloket no.2.

Saat tiba bagiannya, seketika lampu loket berubah warna menjadi hijau yang sebelumnya kuning. "Selamat anda pembeli ke-50" suara perempuan terdengar cukup keras disampaikan oleh mesin otomatis.

Mata Jesi terbuka lebar, badannya seperti mengembang, mulutnya terbuka dan alisnya terangkat sambil menengok kebelakang serta memandang temannya. "Apakah Aku?" begitulah yang dipikirannya.

Namun sayangnya, semua loket menyala dan sama-sama membunyikan sirine tersebut. Tentunya membuat 3 orang pembeli yang berada dimasing-masing loket bertanya-tanya hal yang sama "Siapa yang dapat?"

Dua warna lampu kembali menguning, tersisa lampu hijau pada loket 3. Ibu dengan 2 orang anak yang membeli 4 potong pakaian untuk anaknya mendapatan promo ke 3 styleaf.

Salah satu aturan yang berlaku pada promo ini adalah pembeli yang masuk hitungan adalah mereka yang barang yang telah mereka beli telah semuanya masuk hitungan dan diinput total nominal harga pada mesin kasir.

Promo ini mengejutkan terutama bagi mereka yang berada pada momen tersebut. Terkejut di rangsang oleh suatu hal yang tidak disangka, memberikan isyarat dalam diri "Apa ini?" serta kecenderungan "membeku" karena seluruh indra berusaha menyerap informasi sebanyak-banyaknya.

Ekspresi terkejut
Image: Surprise expression [pixabay]

Orang yang terkejut dengan apa yang ia lihat akan membuka matanya lebar-lebar karena kebutuhan akan informasi yang lebih banyak. Begitu juga jika mendengar suara yang bagus atau aroma yang sangat sedap.

Kategori emosi dasar 6# Jijik


Kerutan terpusat pada titik tengah antara kedua mata diatas hidung. Ekspresi wajah ini lebih mudah ditemukan seperti ketika seseorang mencium aroma tak sedap, mencicipi makanan yang tidak enak, atau melihat sessuatu yang terkesan jorok atau kotor.

Ekspresi jijik
Image: Disgust expression [pixabay]

Isyarat untuk ekspresi ini adalah "racun" kecenderungan untuk menolak racun seperi "memuntahkannya" karena suatu hal yang tidak menyenangkan atau tidak enak.

Terangkum


Image: 'Tabel periodik' adaptasi psikologis manusia

Referensi:
Allan, Patrick. 2014. Find the Perfect Word for Your Feelings with This Vocabulary Wheel. lifehacker  Diakses: 18 April 2015
Goleman, daniel. 2016. Emotional Intelligence. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.
Mills, Michael. 2012. A 'Periodic Table' of Human Psychological Adaptations. PsychologyToday. Diakses: 18 April 2015

Wednesday, March 22, 2017

6 Alasan Mengapa HP atau Smartphone menjadi Benda yang paling Favorit

Tulisan ini terinspirasi oleh seseorang yang mencoba mencari tahu "alasan HP menjadi benda yang paling favorit" dalam pencarian di sebuah mesin pencari (Google.)

Perlu kamu ketahui, setiap pengelola website dapat mengetahui keyword apa saja yang menjadikan keyword tersebut masuk dalam salah salah satu postingan di website mereka.

Maksudnya, kami memiliki postingan Gangguan sulit mengatakan tidak dan kemudian seseorang melakukan pencarian di google dengan keyword "sulit mengatan tidak." Jika postingan kami ada di halaman pertama google. Maka keyword tersebut akan terekam juga oleh kami.

Namun hari itu [20 Maret 2017] seseorang menggunakan keyword "alasan HP menjadi benda yang paling favorit" yang kemudian merujuk pada tulisan kami "Mengapa kita merindukan orang lain." Cukup heran, mengapa seperti kurang sambung antara post yang disuguhkan oleh google dengan keyword yang orang tersebut cari.

Kami pun melakukan pengecekan terhadap keyword tersebut, kemudian diketahui ternyata keyword yang orang itu gunakan sangat mirip dengan salah satu kalimat dalam tulisan kami. Mencoba memenuhi keingintahuan orang tersebut, sehingga kami cukup tertantang untuk menulis ini.

Fenomena Harimu, 6 Alasan mengapa HP atau Smartphone menjadi Benda yang paling Favorit.

Mobile phone
Image: Mobile Phone [pixabay]
Walaupun kami tidak memiliki data seperti survey ketertarikan orang terhadap HP sehingga menjadikannya favorit, sepertinya dengan banyaknya benda tersebut yang sering kita jumpai setiap hari sudah dirasa cukup tepat untuk menggunakan kata "favorit" itu sendiri pada judul kami. First !

#1 Memudahkan komunikasi jarak jauh


Fungsi utama HP sebagai media atau sarana memudahkan komunikasi bagi mereka yang terpisah jarak dan tidak dapat saling tatap muka. Hal ini tentu memberikan kesempatan kepada dua orang manusia untuk saling menyampaikan pesan masing-masing tanpa harus bertemu langsung dengan orangnya.

Berawal dari HP pertama yang cukup besar dan berat hingga saat ini yang kecil dan ringan, orang melihat fungsi utama dalam penggunaan HP yaitu sebagai sarana kemudahan komunikasi (mendekatkan yang jauh yang tentunya dapat menjadi media penawar rindu.)

Coba tanyakan kepada seseorang yang akan membeli HP untuk pertama kalinya "Mengapa kamu membeli HP?" kami rasa besar kemungkinan ia akan menjawab "biar komunikasinya gampang."

#2 Praktis dan mudah


Kemudian fasilitas tambahan  seperti kalkulator, kalender, pengingat waktu, stopwatch, dan lain-lain. Hal ini tentunya akan membuat orang merasa lebih praktis ketika memiliki HP berbarengan dengan kemudahan dalam pengaksesan layanan tambahan tersebut.

Ingatkah kamu HP dengan layar monokrom? ya, pada point 2 ini HP itulah yang kami maksud sebelum kepada HP atau smartphone yang banyak dari kita miliki saat ini.


#3 Hiburan praktis


Kemajuan teknologi yang semakin cepat membuat para produsen HP berlomba-lomba untuk memenangkan hati para konsumen. Perilaku konsumen yang mendorong HP menjadi benda yang lebih dari hanya memiliki fungsi kemudahan komunikasi, menjadi media hiburan pengisi waktu luang.

Hiburan akan musik, dapat merekam momen seperti foto dan video, dan games. Perjalanan ditemani musik, mengabadikan momen bersama teman, serta mengisi waktu menunggu dengan bermain game.

Coba kamu bayangkan dan bandingkan saat HP hanya sampai pada poin 1 diatas dengan poin ke-3 ini. Mana yang lebih sering terlihat dilingkungan sosial?
Smile please
Image: Smile please [pixabay]
"Memang benar bahwa saat in dunia terbuka untuk bisnis, tetapi tugas perama Anda tetaplah bisnis kemanusiaan."
- Dale Carnegie -

#4 Kemudahan informasi [internet]


Internet menjadi familiar yang diikuti dengan menjamur nya juga smartphone. Ketidaktahuan manusia menjadi lebih sedikit daripada sebelumnya, maksud kami keingintahuan manusia terhadap suatu hal menjadi lebih mudah terpenuhi.

Hanya dengan sebuah balok tipis yang tidak lebih besar dari kantong kemeja, orang dapat mengetahui hal yang mereka inginkan (walaupun terkadang tidak semuanya.)

Orang menjadi tidak hanya sekedar mengetahui informasi yang baku seperti berita atau pendidikan, bahkan seseorang setidaknya lebih mengetahui apa yang dilakukan atau dipikirkan oleh temannya. Maksud kami, sosial media membuat HP menjadi lebih adiktif. Bukan karena HP yang membuat orang menjadi kecanduan tapi selipan media sosial pada HP itu yang membuatnya sedikit lebih adiktif.

Pernahkah kamu mendengar istilah dopamine? Neurotransmitter pada otak yang membantu otak untuk mengatur rasa senang. Dopamine dapat membuatmu lebih adiktif seperti kecanduan terhadap informasi. Informasi baru, dibawakan dengan bahasa yang ringan, dan disampaikan oleh orang yang memiliki hubungan yang tidak begitu jauh dengan kita—apalagi kalau bukan medsos?

Keingintahuan yang terpenuhi merupakan salah satu dari emosi kebahagiaan, kamu dapat mengetahui lebih lanjut tentang kebahagiaan di "ciri dan 8 perasaan yang termasuk emosi kebahagiaan."

#5 "Semua" orang melakukan itu


Setiap orang memiliki kepentingan berbeda yang tentuya kebutuhan akan sesuatu untuk memenuhi hal tersebut sangat beragamHP atau smartphone semakin melebarkan fungsinya.

Kebutuhan akan komunikasi (pesan suara dan text), kebutuhan olahraga (stopwatch), pengisi waktu luang (games, musik, sosmed dan video), edukasi (internet), waktu (jam dan kalender), dan sebagainya.

Begitu banyaknya fungsi smartphone menjadikan kesan "praktis dan mudah" semakin kuat. Tambah lagi, semakin banyak orang yang melakukan hal tersebut maka semakin mudah pengaruh mereka terhadap kita.

Tindakan orang lain, memengaruhi kita untuk melakukaan sesuatu hal entah itu mengikuti yang orang itu lakukan atau reaksi yang lain. Lebih jauh, point 5 ini telah kami singgung pada:


"Mengikuti? siapa yang mengawali?" Jika kamu baca dari point 1 diatas, orang hanya berawal dari kebutuhan akan kemudahan komunikasi. Artinya para pendahulu kita telah melakukan tersebut namun tidak sesering kita saat ini.

#6 Kebiasaan


"Sebagian besar kebiasaan orang telah berlangsung sedemikian lama sehingga mereka tak lagi mampu memperhatikan penyebabnya"
- Charles Duhigg -

Aktifitas yang dilakukan terus menerus dapat menjadi kebiasaan tersendiri untuk orang itu, mereka menjadi tidak memliki alasan untuk melakukan tersebut. Yang mereka tau, itulah yang biasa dilakukan.

Membuka smartphone, "geser-geser" tap sosmed dan kemudian scrolldown. Kami mengamati fenomena ini dan bahkan kami sendiri menjadi objek pengamatan ini. Ketika menunggu, bosan = buka smartphone => buka sosmed. Dan tulisan ini juga mengingatkan kami untuk lebih sadar diri terhadap tingkah laku kami.

Jika kebiasaan yang tak terkontrol ini terbawa hingga berkeluarga nanti, mungkin generasi setelah kita menggantikan alasan pada point 1 diatas dengan "1# Karena orang tua kita melakukan itu."

Referensi:
Carnegie,  Dale. 2015. How To Win Friend & Influence People. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Duhigg, Charles. 2006. The Power Of Habit. Duke University
Weinschenk, Susan. 2010. 47 Mind-Blowing Psychological Facts You Shouls Know About Yourself. Businessinder. Diakses 21 Maret 2017