Saturday, February 27, 2016

Setiap Orang adalah Ahli

Mendengar kisah seorang anak yang di"cap" bodoh oleh gurunya disekolah kemudian sukses ketika dewasa bukanlah hal yang asing ditelinga kita. Bahkan beberapa diantara mereka tidak dapat menyelesaikan sekolah karena gurunya menganggap anak tersebut "bodoh tidak tertolong". Dan fakta diantara mereka membuktikan bahwa mereka dapat mendatangkan miliaran uang ke dalam rekeningnya. Mengapa demikian?
Potensi Anak
Image: Potensi Anak [pixabay]


Seorang psikolog dari Harvard, Howard Gardner mengatakan bahwa setiap orang tidak memiliki satu kecerdasan utuh melainkan satu kecerdasan yang lebih unggul dari yang lain yang lebih rendah. Ini berarti kecerdasan pada seseorang adalah beragam dan salah satu dari kecerdasan tersebut lebih menonjol. Menurut Howard kecerdesan pada manusia secara umum terbagi menjadi 8, yaitu:

Delapan Kecerdasan Manusia Secara Umum Menurut Howard Gardner.


1. Verbal-linguistic intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan penggunaan bahasa dan kata. Mereka senang menulis dan bermain dengan alfabet. Mereka dapat dengan mudahnya menggunakan kata agar lebih hidup dan kemudian membuat orang tertegun dengan rangakaian katanya. Mereka dengan kecerdasan linguistik yang lebih dominan biasanya akan menjadi jurnalis, pengacara, translator, pembawa acara atau guru.

Bagi mereka, bahasa adalah insipirasi mereka dalam menemukan hal yang baru. Karena mereka berdiskusi, bercerita, memelajari banyak bahasa, Mudah menjelaskan sesuatu hal dengan baik, pintar berdebat dan baik dalam mengingat tulisan serta informasi. Mainan mereka adalah puisi, pantun, novel, dan naskah pidato.

2. Musical intelligences
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan musik. Mereka senang mendengarkan musik, memainkan musik, membuat nada-nada yang secara natural mudah dinikmati serta mudah mengingat lagu dan melodi. Musik adalah inspirasi mereka dalam menemukan hal yang baru, mereka berpikir dengan mendengarkan dan memainkan musik.

Mereka adalah musisi, pengamat musik, penyanyi, guru musik, atau komposer. Mainan mereka adalah hal yang berkaitan dengan suara beberapa diantaranya pemutar musik, drum, gitar, biola, percikan air, dan benda yang dipukul.

3. Logical-mathematical intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan proses perhitungan serta logika. Beberapa orang enjoy dalam menghitung sesuatu bahkan menghabiskan berjam jam lamanya untuk mengasah kemampuan mereka tanpa motivasi dari luar. Mereka termotivasi hanya karena senang dan tertantang pada ranah ini.

Mereka terlihat sangat luar biasa dalam kemampuan menyelesaikan masalah, menyukai eksperimen, serta menyelesaikan perhitungan yang kompleks. Mereka adalah para akuntan, ahli statistik, ilmuwan, programmer komputer atau Engineer. Mainan mereka adalah TTS angka, kalkulator scientific, sudoku dan data statistik.

4. Spatial-visual intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan pemahaman ruang dan bidang. Kecerdasan ini secara dominan menggunakan mata mereka untu melihat serta otak mereka untuk membayangkan bentuk sesuatu. Dengan cepatnya mereka mudah memahami bentuk, dan membolak balikan benda didalam otak mereka. Mereka enjoy menyusun puzzle, dapat mendeskripsikan gambar, grafik, peta, serta sangat suka menggambar serta mewarnai.

Mereka dengan kecerdasaan ini cenederung dimiliki oleh laki-laki. Mereka memiliki kelebihan pada matanya terutama otaknya dalam memahami bidang, gambar, bentuk, dan ruang. Kemampuan ini harus dimiliki secara dominan oleh para pilot, arsitek, engineer atau designer. Mainan mereka adalah segala bentuk dan gambar yang ada dihadapan mereka.

5. Bodily-kinesthetic intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan kordinasi tubuh. Mereka berpikir dengan bergerak. Gerak dapat membuat mereka menemukan hal yang baru dan mereka sangat hidup didalamnya. Refleks mereka cepat, lemparan mereka tepat, dan tarian mereka bagaikan daun jatuh yang tertiup angin.

Mereka adalah seorang pemain bola, pemain badminton, penari, instruktur senam, atlit renang atau pembuat patung yang inti keseluruhannya mengandalkan secara dominan kemampuan kordinasi tubuh. Mainan mereka adalah diri mereka sendiri dengan segala bentuk aktifitas gerak mereka.

6. Interpersonal intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan memahami lawan bicara mereka. Mereka mudah bersosialisasi, dan mereka bisa mengenali apa yang dirasakan oleh lawan bicara mereka. Sehingga mereka sangat baik dalam memahami komunikasi verbal atau non verbal, dapat melihat situasi dari perspective yang berbeda serta membangun relasi yang positive dengan orang lain.

Mereka adalah philosopher, psikolog, konselor, sales, atau politisi. Dan mainan mereka adalah orang lain.

7. Intrapersonal
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan pemahaman instropeksi dan self-reflection. Mereka orang2 yang suka merenung, memikirkan banyak hal yang berkaitan dengan kehidupan, lebih suka menyendiri dan kehengingan, serta penuh dengan teori dan filsafat hidup.

Mereka sangat baik dalam menganalis kelebihan serta kekurangan, suka menganalisa teori dan ide orang lain, memiliki kesadaran diri yang luar biasa, serta memahami dasar motivasi mereka. Mereka adalah ahli filsafat, dapat berperan sebagai penulis, teoritikus, ilmuwan, atau ustadz.

8. Naturalist intelligence
Yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan pemahaman alam seperti tumbuhan dan hewan. Mereka dengan mudahnya mengkategorikan tumbuhan kedalam beberapa kelompok tertentu, mengelompokkan hewan serta objek alam lainnya. Memiliki kemampuan dalam berburu, bercocok tanam, dan pengetahuan biologi yang tinggi. Mereka adalah sang botanist

Kecerdasan naturalist, baru diusulkan pada tahun 1995 disamping kecerdasan lain yang pertama kali diusulkan pada tahun 1983.

Setiap orang memiliki delapan kecerdasan secara umum tersebut, namun salah satu diantaranya ada yang lebih menonjol serta ada yang lebih rendah. Beberapa orang mendapatkan kemudahan berpikir dengan bergerak, beberapa orang berpikir dengan bermain musik, beberapa orang berpikir dengan memandangi langit dan beberapa orang berpikir dengan mengasingkan diri mereka diruangan yang putih bersih dan hanya menduduki sebuah kursi goyang.

Pendidikan di Seluruh Dunia

Pendidik berfungsi untuk mendidik yang artinya mengedukasi. Mengedukasi siswanya untuk membantu mengembangkan potensi mereka. Bukan mencetak orang-orang yang siap kerja yang kesuksesannya selalu diraih dengan matematika dan bahasa.

Kami tidak mengatakan untuk tidak memelajari matematika dan bahasa di SD, SMP, dan SMA/SMK/MA, yang kami katakan adalah kecerdasaan setiap manusia itu beragam dan jika seorang pendidik menghadapi seseorang yang sulit memahami matematika dan bahasa bukan berarti sepenuhnya dia gagal untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Dia hanya lebih unggul pada potensi kecerdasan yang lain dan tugas seorang pendidik untuk membantu mengembangkan potensinya. Oleh karena itulah pendidik sebagai yang mendidik bukan pencetak.

Everybody is genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live it whole life believing that it is stupid.
-Albert Einstein


Ken Robinson dalam presentasinya di TEDTalk pada februari 2006 mengatakan, "sistem pendidikan kita telah menambang pikiran kita dengan cara kita menambang bumi kita untuk komoditas tertentu. Dan untuk masa depan, hal itu tidak akan memberikan apa-apa untuk kita."

Kemudian dikatakannya lagi, "30 tahun lagi menurut UNESCO diseluruh dunia akan lebih banyak orang yang lulus melalui pendidikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Lebih banyak orang, dan kombinasi dari hal-hal yang telah kita bicarakan tentang teknologi dan efek perubahannya kepada pekerjaan, demografi serta ledakan besar populasi dan tiba-tiba gelar menjadi tidak berharga"

Era industrialisasi mulai muncul mendekati abad 20 yaitu tahun 90'an. Sistem pendidikan disusun untuk memenuhi kebutuhan industri menyebabkan munculnya hirarki dalam mata pelajaran siswa. Matematika dan bahasa berada pada hirarki tertinggi, kemudian di ikuti kemanusiaan dan yang paling rendah adalah seni. Didalam seni pun terdapat hirarki, yang tertinggi pada seni rupa dan lukis, musik kemudian yang paling rendah adalah seni tari.

Melihat hal ini kemudian banyak dari orang tua yang mendidik anaknya secara progresif dari bagian bawah ke bagian atas tubuhnya, kemudian dari pinggang ke kepala, dan di kepala mereka memusatkannya di otak, dan di otak mereka memfokuskannya disalah satu sisi. Adakah orang tua yang mendidik anaknya untuk melukis atau bermain piano? sangat jarang.

Apa yang terjadi bagi anak yang memiliki kecerdasan kinestethic yang tinggi? Kebanyakan mereka tidak akan betah duduk berjam jam lamanya, tidak mau diam, usil, dan terkadang sangat mengganggu. Beberapa diantara mereka sulit menerima pelajaran dan kemudian mereka bersekolah dengan sangat terpaksa. Lalu orang tua dan gurunya menganggap anak didiknya mengalami gangguan belajar.

Apakah dominan kecerdasan manusia dapat berubah?

Ya, jika dibarengi dengan usaha dan motivasi. Pernah mendengar wanita yang berprofesi sebagai pilot? atau pembalap wanita? Sangat jarang sekali wanita yang berprofesi sebagai pilot, hal ini dikarenakan seorang pilot membutuhkan kemampuan memahami ruang dan bidang yang baik untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan saat beroprasi.

Kemampuan tersebut berkaitan dengan penglihatan. Pria diberi kelebihan pada "matanya" sehingga mereka handal dalam memahami ruang dan bidang. Namun karena usaha dan motivasi yang kuat, kemampuan wanita tersebut dalam memahami ruang dan bidang dapat meningkat. Sarah W.Kusuma, Pilot Perempuan Termuda di Indonesia dan satu-satunya perempuan diangkatannya.

Apakah Sarah seorang pilot terbaik? Kamipun belum mengetahui hal tersebut. Yang jelas kita dapat meningkatkan kecerdasan kita dengan mengkonversikan waktu dan usaha kedalam energi untuk kita gunakan dalam aktifitas yang bermanfaat.

Mengontrol sesuatu yang dapat kita kontrol

Apakah kita akan menyalahkan sistem pendidikan kita yang sekarang? Sistem pendidikan yang mencetak siswanya untuk menghasilkan lulusan sesuai citra sekolah mereka?  Menyalahkan tidak akan memberikan cahaya petunjuk jalan keluar. (Complain is less effort)

Maka jadilah proaktif! mungkin kalimat yang tepat untuk menyikapi fenomena tersebut. Universitas mendesain kita dengan citra mereka, kita tidak bisa menyalahkan mereka karena mereka membuat kita menjadi seperti apa yang mereka inginkan. Kita memilih apa yang kita pilih dan kita bertanggung jawab atas semua pilihan kita.

Jika kamu masuk fakultas teknik maka kamu akan dicetak untuk menjadi seseorang yang handal dalam urusan keteknikan. Kamu tidak bisa meminta mereka untuk membuatmu handal dalam urusan musical. kamu berada ditempat yang kurang tepat, namun bukan berarti sepenuhnya tidak bermanfaat untuk kamu.

Bisa jadi keteknikan dapat membuatmu memandang urusan musical dari sisi yang berbeda menyebabkan kamu lebih kreatif. Ingat! kreatifitas terlahir dari berbagai disipliner, semakin banyak yang kamu ketahui maka semakin banyak kamu bereksperimen untuk menghasilkan sesuatu yang baru.

Apakah ini berarti kita pasrah pada sistem yang ada? Cukuplah pada generasi kita dan antisipasi jangan sampai terjadi pada anak-anak dan cucu kita. Artinya kita sebagai calon orang tua [atau orang tua] sebaiknya memahami potensi kecerdasan yang lebih dominan yang dimiliki oleh anak. Kita mendidik mereka, mendukung apa yang mereka suka kemudian mengarahkannya agar bermanfaat untuk masa depan mereka.

Pernah mendengar "golden age anak?" untuk memahami anak lebih baik di usia 5 tahun pertamanya, kami hadirkan "anakku di usia 5 tahun pertamanya"

Selalu ada dua sisi, jika kamu menemukan kebodohan yang sulit ditangani pada seseorang berarti ada potensi yang luar biasa pada sisi yang lain yang belum kamu ketahui. Cari tahu potensi mereka dari pola kehidupan mereka sehari-hari, karena setiap orang adalah ahli diranahnya masing-masing.

Referensi:
Wikipedia. Theory of multiple intelligences. wikipedia .Diakses 26 Februari 2016
Robinson, ken and Lou Aronica. The Element. oasa .Diakses 25 Februari 2016.
Robinson. do school kill creativity?. ted .Diakses 8 juli 2015

loading...