Saturday, March 5, 2016

Ciri dan 8 Perasaan yang Termasuk Emosi Kebahagiaan.

Kebahagiaan adalah suatu mental atau keadaan emosi kesejahteraan yang ditentukan dari emosi positif yang dimulai dari kepuasaan atas kesenangan yang intens (Wikipedia).

Kali ini Fenomena Harimu memaparkan [apa itu] emosi kebahagiaan secara global, apa yang menyebabkan kita merasa bahagia, bagaimana kita bereaksi atas dampak dan pengaruh dari kebagaiaan tersebut serta perasaan apa saja yang termasuk dalam kategori kebahagiaan.

Smilling girl
Image: smilling girl [pixabay]


Apa yang menyebabkan kamu merasa bahagia? Secara umum rasa bahagia dirangsang dari suatu kejadian yang membuat dia merasa [secara sadar atau tidak sadar] memiliki sesuatu yang bernilai dalam hidupnya bertambah. Dan sesuatu yang bernilai setiap orang tentu berbeda berdasarkan kebutuhannya di saat itu.

Apa yang kamu butuhkan saat ini? Beberapa orang membutuhkan beras, air bersih, pasangan hidup, tempat tinggal dll. Perilaku yang biasa ditunjukkan saat orang merasa bahagia adalah menahan kebahagiaan tersebut agar tetap pada didirinya atau mengulang suatu stimulus yang membuat dia bahagia.

8 perasaan yang termasuk kedalam kategori emosi kebahagiaan.


Perlu dikteahui, kebahagiaan yang dimaksud disini tidak selalu tertawa atau tersenyum. Kebahagiaan disini hanyalah sebuah kategori yang meliputi berbagai perasaan yang masuk dalam kategori kebahagiaan tersebut. Berikut beberapa perasaannya:

  1. Optimis, Seseorang yang merasa optimis selalu mendapatkan insipirasi dan terbuka terhadap insipirasi tersebut. Para motivator yang berhasil membuat orang menjadi optimis biasanya selalu menceritakan kisah yang insipiratif, atau memaparkan teori yang membuat orang disekitarnya menjadi terinspirasi.

    Seorang motivator harus memiliki image yang meyakinkan agar membuat orang percaya kemudian mereka menjadi terbuka atas motivasinya. Sehingga ketika kamu merasa optimis, itu terjadi karena kamu merasa terinspirasi dan terbuka.
     
  2. Keakraban, Seorang individu yang menjalin interaksi secara akrab dengan orang lain biasanya adalah mereka yang kehadirannya selalu diprioritaskan. Akrab tidak selalu sahabat, keluarga, atau pasangan hidup. Akrab juga bisa termasuk hewan peliharaan atau tumbuhan.

    Sonia, seorang wanita 18 tahun. Dia berjalan dari sekolah menuju rumah di sore hari dengan wajah kusam dan stress. Hal tersebut terjadi semenjak Sonia dipermalukan didepan kelas. Dia ditertawakan, diejek, dan diteriaksi secara tidak sopan. Dan akhirnya dia phobia terhadap sosial terutama teman-teman dikelasnya.

    Hingga suatu hari, Sonia menemukan seekor kucing kaku tak bergerak ditengah jalan yang sepertinya tertabrak oleh kendaraan. Sonia menguburkan kucing tersebut ditepi jalan yang tak jauh dari tempat kejadian itu.

    Saat memasukkan tubuh kucing kedalam tanah, seekor anak kucing mendekati tubuh kucing tersebut sambil mengeong ngeong kecil. Sonia menduga kucing yang dikuburkannya ini adalah ibu dari si anak kucing. Tak tega meninggalkan anak kucing itu, akhirnya dia membawanya kerumah. Di rumah, dia memberinya makan, dan membersihkan tubuhnya.

    Untuk melepas lelah, Sonia duduk diatas tempat tidurnya. Kucing tersebut mengikuti dan duduk dipangkuan sonia. Dielus-elusnya kepala kucing tersebut membuat si kucing merasa nyaman. Kenyamanan ini membuat Sonia merasa senang dan semua rasa lelahnya seperti terbayar habis.

    Setiap hari, sepulang sekolah Sonia selalu bermain dengan kucingnya. Melihat si kucing yang memainkan bola dan berusaha menangkap benda yang tergantung selalu membuat Sonia tertawa terhibur. Terkadang dia bercerita banyak kepada kucing itu, menceritakan kehidupan di sekolahnya, keluarganya, dan menceritakan fantasinya. Walupun si kucing tidak mengerti, tapi Sonia merasa hari itu adalah hari pertama kalinya dia dapat banyak berbicara setelah masa suram itu.

    Perlu diketahui, sebagian besar wanita butuh berbicara untuk melepaskan masalahnya dari kepalanya. Tujuannya adalah untuk melepaskan ganjalan hatinya, bukan untuk mencari kesimpulan ataupun penyelesaian.

    Dari sini Sonia menganggap si Kucing adalah makhluk yang lebih mengerti dibandingkan teman-temannya. Dan keakraban Sonia terhadap kucingnya terbentuk dari sensasi terhibur dapat memberikan kasih sayang serta merasa dimengerti. (This example too long?)

    Keakraban
    Image: Friendship [pixabay]

     
  3. Kedamaian, saat seseoarang merasa penuh harap untuk tetap pada keadaan damai serta mencintai apa yang dimilikinya saat ini. Hal ini erat kaitannya dengan rasa syukur (If you want to feel peacefulness, lets gratitude your life.)

    Warna hijau dapat memberikan sensasi "damai" bagi mereka yang melihatnya jika digunakan untuk objek yang tepat. Bagaimana warna hijau dapat memberikan sensasi damai? kamu dapat mengetahuinya di "Pengaruh 3 warna primer dan sekunder terhadap seseorang."
     
  4. Powerful, terbentuk saat merasa memprofokasi dan berani. Salah satu fenomena yang terjadi dalam sehari-hari yaitu, saat seseorang yang berbicara didepan publik, atau dengan seorang lawan bicara terlihat begitu semangat sampai-sampai kita sulit diberi kesempatan untuk berbicara. Walaupun ekspresi wajahnya tidak selalu menunjukkan ekspresi bahagia, namun indikasi yang terlihat cenderung ditunjukkan dari perilaku tubuh [bagaimana tubuhnya bergerak] dan kata-katanya.
     
  5.  Penerimaan, karena manusia sebagai makhluk sosial menyebabkan perasaan diterima merupakan hal yang cukup penting. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan beberapa orang sangat peduli terhadap trend dunia. "Saya harus seperti apa agar saya diterima?" mungkin pertanyaan tersebut tidak pernah terpikirkan langsung oleh kita, namun faktanya secara tidak sadar kita bergerak dengan didorong pertanyaan tersebut.


    40% lebih tindakan yang dilakukan orang setiaphari bukanlah keputusan sungguhan, melainkan kebiasaan.
    -Researcher from Duke University (2006)

    "Apa yang lagi kece, bagaimana saya dapat memberikan sensasi "wow" kepada orang lain, bagaimana saya dapat menarik perhatian." kita berusaha untuk meraih hal tersebut. Saat orang lain mengetahui apa yang kita miliki, kita mulai merasa bernilai dan terpenuhi.
     
  6. Bangga, "mamah bangga sama kamu nak," dipeluknya seorang anak kelahiran Indonesia pesisir berhasil memenangkan kompetisi desain logo skala internasional. Anak tersebut berhasil mengalahkan semua rivalnya, dia mendapatkan penghargaan dan hadiah mencapai miliaran rupiah.

    Keluarganya sangat bangga kepadanya, terutama dirinya. Disambut dan menerima berbagai pujian dari para tetangganya membuat anak tersebut merasa bahwa kehadirannya sangatlah penting. Pembuktian atas dasar kemenangan kompetisi membuat dia sangat yakin atas kemampuannya dalam mendesain logo. Moment tersebut merupakan hal yang paling berharga di hidupnya dan akhirnya dia memutuskan bahwa hidupnya untuk terus mengasah kemampuannya tersebut.
     
  7. Tertarik, Jika seseorang merasa tertarik dengan orang lain atau tertarik akan suatu hal sebenarnya bukan hanya karena orang itu cantik/ganteng atau barang itu bagus. Melainkan rasa "penasaran", sehingga memunculkan keingintahuan yang dibarengi sensasi senang saat pandangan pertama. Banyak perempuan cantik dan pria ganteng namun mengapa kita tidak tertarik? ya, karena kita hanya terhibur pada bentuk tubuhnya namun tidak menimbulkan rasa keingintahuan atas dirinya.

    Daya tarik wanita tidak terlihat dari parasnya, namun tingkah lakunya dalam menggunakan paras tersebut.

    Jika rasa keingintahuannya sudah terpenuhi, besar kemungkinan kita sudah tidak tertarik. Oleh karena itu, di beberapa kasus sering kali salah satu pasangan merasa bosan dan salah satu lainnya mengeluh bahwa pasangannya tidak seperti dulu lagi. (Pemaparan lebih lanjut akan kami paparkan dalam "Fenomena cinta tidak lebih dari 4 tahun"[cooming soon])
     
  8. Riang, Terlepas dari tekanan dan tanggung jawab seperti yang dirasakan siswa yang baru saja keluar melewati gerbang sekolah di hari terakhir mereka Ujian Akhir Sekolah. Sungguh mereka merasa merdeka seperti terbebas dari penjajahan serta kegembiraan yang luar biasa yang meliputi diri mereka. Mereka bisa bermain, bepergian, dan menghabiskan waktu hingga malam hari bahkan tidak tidur hanya untuk menagih waktu bermain mereka selama masa UAS. Ya, mereka sangat riang.

Indikasi seseorang sedang berbahagia.

Seseorang yang merasa bahagia memiliki kecenderungan untuk mengulangi apa yang membuat dirinya merasa bahagia. Dan seringkali secara tidak sadar kita menyampaikan pesan kepada orang lain melalui tubuh kita bahwa emosi kebahagiaan sedang meliputi kita.

Perhatikan foto dibawah ini.
Ciri kebahagiaan
Image: Girl Laughing [pixabay]

Ujung bibir tertarik keatas, pipi terangkat, ujung pada mata terlihat mengkerut, tubuh membesarkan diri dengan ketiak lebih terbuka. Beberapa indikasi lainnya [yang tidak ditunjukkan] adalah leher lebih diperlihatkan, memiringkan kepala, kelopak mata bagian atas sedikit diturunkan alis bagian luar terangkat dan pupil membesar.

Mungkin sebagian orang mengatakan, "saya sudah tahu kalau gadis itu sedang tertawa bahagia tanpa harus memerhatikan indikasi-indikasi yang ditulis diatas. Untuk apa kita mengetahui sampai sejauh ini?" Sekilas memang terlihat cukup mudah mengatakan bahwa gadis tersebut sedang tertawa bahagia.

Penyebab kita mudah mengatakan hal tersebut adalah karena gadis itu berekspresi skala makro. Ada yang disebut dengan mikro ekspresi yang indikasinya lebih sullit tertangkap dibandingkan makro ekspresi.

Indikasi pada mikro ekspresi biasanya ditunjukkan sangat cepat hingga kurang dari satu detik. Selain itu, gerak pada otot wajah lebih sulit terlihat dikarenakan wajah melakukan pergerakan yang sangat sedikit.

Peninjauan kembali ciri dan 8 perasaan yang termasuk emosi kebahagiaan.

Untuk kembali mengingat, memudahkan, serta memberikan penekanan, berikut beberapa peninjauan pada post ini:

Munculnya kebahagiaan dirangsang oleh suatu hal yang bernilai dalam hidupnya, bertambah. Kebahagiaan terjadi atas dasar "memiliki." sehingga mereka cenderung untuk menahan kebahagiaan tersebut tetap pada dirinya serta  kemudian mereka terus "menggali sumber kebahagiaan" yang dapat membuat mereka terus bahagia.

8 perasaan emosi behagia
Image: 8 Perasaan yang termasuk emosi kebahagiaan


Kebahagiaan identik dengan mereka yang tersenyum dan tertawa. Kita mengetahui bahwa tersenyum dan tertawa dapat bermanfaat untuk kesehatan kita. Namun, tahukah kamu bahwa tersenyum dapat memengaruhi orang lain dan dapat memberikan manfaat untuk mereka? Fenomena Harimu memaparkannya dalam "Bagaimana tersenyum dapat bermanfaat untuk kamu dan orang lain." Better awareness :)

Referensi:

Allan, Patrick (2014). Find the Perfect Word for Your Feelings with This Vocabulary Wheel. lifehacker. Diakses: 18 April 2015
Mills, Michael (2012). A 'Periodic Table' of Human Psychological Adaptations. psychologytoday. Diakses: 18 April 2015
Pease, Allan and Barbara. Why Men Don't Listen And Women Can't Read Maps. Jakarta: Ufuk Press