Thursday, January 19, 2017

Memahami Belajar Efektif 2: Mudah Mempraktekkan Pomodoro Technique

Pada post sebelumnya
telah di paparkan mengenai efektifitas belajar berkaitan dengan kemampuan daya serap informasi seseorang menggunakan berbagai metode. Setiap metode, memiliki persentase kemampuan daya serap informasi yang berbeda (seperti mereka yang belajar dengan cara membaca dibandingkan mereka yang belajar dengan mendengar.)

Berapa persenkah pemahaman materi melalui membaca? berapa persenkah pemahaman materi melalui mendengar? Hal itu telah digambarkan pada "Memaham Belajar Efektif 1: Learning Pyramid."

Kemudian belajar efektif 2 dibahas mengenai bagaimana seseorang sebaiknya tidak belajar dengan "keras," melainkan belajar dengan disiplin (work + break). Tentu jika membahas kedisiplinan, hal ini berkaitan dengan waktu–manajemen waktu yang secara teknis kita sebut dengan istilah Pomodoro Technique.

Fenomena Harimu, memahami belajar efektif 2: Pomodoro Technique
 
Image: Pomodoro [Pixabay]

Menentukan Prioritas


Perlu kita ketahui bahwa setiap aktivitas pasti semuanya penting akan tetapi dari data aktivitas pekerjaan tersebut pasti ada yang paling penting, atau mendesak, maka buatlah daftar kegiatan atau belajar dari urutan yang paling mendesak dan penting sampai pada urutan terakhir yang tidak mendesak [yang tentunya ini berkaitan dengan manajemen waktu.]

Secara umum manajemen waktu adalah suatu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan (controlling) produktivitas waktu. Menurut Atkinson manajemen waktu didefinisikan sebagai suatu jenis ketrampilan yang berkaitan dengan segala bentuk upaya dan tindakan seorang individu yang dilakukan secara terencana agar individu tersebut dapat memanfaatkan waktunya dengan sebaik – baiknya.

Dalam teori manajemen waktu satu teori yang cukup terkenal yaitu pomodoro technique.

Pomodoro adalah sebuah teknik belajar/berlatih berdasarkan time management yang diciptakan oleh Francesco Cirillo. Dahulu, ketika dia awal-awal kuliah pada akhir tahun 1980, Francesco susah fokus belajar, sampai akhirnya dia menyadari bahwa dia harus belajar dengan interval waktu tertentu dan diselingi oleh waktu istirahat agar kondisi fisik maupun psikisnya bisa di refresh.

Pomodoro sendiri berasal dari bahasa Italia yang artinya tomat, Francesco sebagai tokoh yang menemukan teori ini dalam demontrasinya menggunakan media tomat merah yang ada di dapurnya. Manajemen waktu (pomodoro technique) bukan hanya dapat digunakan sebagai teori belajar yang efektif, melainkan dapat dijadikan sebagai landasan di setiap kegiatan yang kita alamai untuk mendapatkan hasi se-optimal mungkin.

Mengapa perlu Pomodoro Technique?


Kembali pada pembahasan pomodoro technique, dalam mempraktekkan teori ini sebenarnya tidaklah terlalu sulit karena teknik ini secara sederhananya di tuntut untuk membuat agenda kerja dan konsisten, seperti saat kita mengerjakan tugas psikotes masuk kerja.

Bagi mereka yang pernah ngalami, atau saat ujian sekolah, kita di tuntut untuk selesai dengan waktu yang sudah di tetapkan, demikian pula dengan pomodoro technique, simulasinya bisa dengan waktu selama 25 menit atau lebih, sesuai keinginan dan perkiraan waktu yang akan digunakan.

Setelah 25 menit, sudah termasuk dengan waktu istirahat. Waktu istirahat sangat penting, menurut penelitian Staffen Noteberg, seorang lulusan Royal Institute of Technology di Stockholm yang mengajarkan teknik pomodoro, dirinya menjelaskan fungsi istirahat adalah menghindari rasa bosan dalam menyelesaikan recana kegiatan, dan istirahat yang sedikit adalah untuk menghindari kita melakukan aktifitas lain di luar yang sudah diagendakan

Mempraktekkan Pomodoro Technique


Setidaknya beberapa langkah berikut ini dapat kamu lakukan khususnya dalam belajar dan menyelesaikan tugas, agar lebih efektif dan efisian;

  1. Siapkan daftar tugas atau kegiatan yang akan di kerjakan,  dari yang paling mendesak dan penting (prioritas,) tentukan alarm waktu di HP atau alat lainnya berdasarkan perkiraan waktu yang  ditetapkan. Tentu para pembaca saat ini sudah menggunakan smartphone, dan smartphone sepertinya media yang paling pas untuk dijadikan bel atau pengaturan waktunya.

    Bagi kamu pengguna smartphone dapat mengunduh applikasi pomodoro technique [yang begitu variatif] di google play.

  2. Kerjakan tugas dengan fokus dan kometmen sampai timer berbunyi.
  3. Berhentilah bekerja, meskipun tugas yang kamu kerjakan itu belum selesai, jangan merasa kamu masih merasa semangat dan ingin melanjutkan untuk mengerjakannya. Istirahat dengan baik, gunakan waktu istirahat sesuai keinginan anda kecuali, tidak melakukan kegiatan yang sudah di agendakan.
  4. langkah diatas harus dijalankan, jika salah satu terlewatkan maka anda gagal menggunakan pomodoro technique, karena esensi dari teknik ini adalah melatih diri untuk bersikap konsisten.
Manajemen waktu pomodoro
Manajemen waktu pomodoro


Setelah mengetahui technique ini diharapkan kamu dapat memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik mungkin, disamping beberapa teori belajar efektif yang sudah pernah dibahas sebelumnya, teknik ini juga sangat membantu jika kita benar-benar komitmen menjalankan technique ini dalam belajar, menyelesaikan tugas, dan kegiatan-kegiatan lainnya di kehidupan sehari-hari.

Tujuan dan manfaat utama pomodoro tecnique ini adalah membiasakan otak untuk tetap fokus dalam mengerjakan satu hal, dan diharapkan dalam jangka panjangnya kita terbiasa melakukan suatu kegiatan dengan tepat dan efisien tanpa harus menggunakan timer lagi. “Salah satu cara untuk mencapai keberhasilan seseorang adalah mereka yang mampu mengatur dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya”.

Referensi:
Ismarani, Dian. 2016. Teknik Pomodoro, Teknik Belajar yang Efektig, Efisien, dan Bikin Kamu Jauh Lebih Fokus. Youthmanual. Diakses 8 Januari 2017
N., Sora. 2015. Pengertian Manajemen Waktu dan menurut Para Ahli terlengkap. Pengertianku. Diakses: 8 Januari 2017

1 comments:

Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Psikotest.
Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Psikotest yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Psikotest

Balas May 5, 2017 at 1:12 PM