Friday, June 16, 2017

Circadian Rhythm dan Jam Kerja Biologis Organ Tubuh Manusia

Tahukah kamu, mengapa kita cenderung mengantuk dan terbangun pada waktu yang sama setiap harinya? Hal tersebut bukan semata-mata karena kebiasaan tidur teratur yang bisa kita ciptakan. Seperti yang telah fenomenaharimu jelaskan pada post sebelumnya bahwa pada saat terbangun, kita mengsinkronisasikan tubuh mengikuti irama ‘circadian’.

Circadian Rhythm dan Jam Kerja Biologis
Image: Wake up [pixabay]
Irama sirkadian merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pola hidup organisme setiap hari. Secara harfiah, irama sirkadian berarti sebuah siklus yang berlangsung sekitar 24 jam (dalam bahasa latin circa berarti sekitar, dian berarti satu hari atau 24 jam).

Mudahnya, Irama sirkadian (circadian rhythm) adalah adalah siklus yang memberitahu tubuh kita kapan harus tidur, bangun, makan dan juga banyak proses fisiologis lainnya.

Faktor yang memengaruhi ritme sirkadian


Ritme sirkadian ditemukan pada manusia, hewan, tumbuhan juga mikroba. Studi tentang ritme sirkadian disebut chronobiology. Irama sirkadian ini dipengaruhi oleh faktor alami/endogen dan faktor lingkungan/eksogen:
Bagian Hipotalamus
Image: Hipotalamus [wikimedia]
  1. Faktor endogen atau alami

    Irama sirkadian dikendalikan oleh jam biologis, yang terletak dalam sebuah bagian kecil di hipotalamus yang berbentuk seperti tetes air yang isinya berupa kumpulan sel dan disebut sebagai Suprachiasmatic Nucleus (SCN).

    Cara kerja SCN juga dipengaruhi oleh adanya faktor eksogen. SCN akan berkaitan dengan pembentukan hormon melatonin. Pada waktu malam hari ketika cahaya berkurang, otak akan diperintahkan untuk membentuk melatonin yang akan menimbulkan rasa ngantuk. Sedangkan pada waktu pagi hari ketika sinar matahari meningkat, melatonin ini akan dihambat sehingga kita akan terjaga dari tidur.

  2. Faktor eksogen atau lingkungan

    Ada beberapa faktor  eksogen yang mempengaruhi irama sirkadian, dimana faktor-faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain, seperti cahaya matahari, rotasi bumi, musim dan suhu. Di Indonesia, mungkin faktor musim tidak terlalu terasa efeknya karena sepanjang tahun, siang dan malam sama panjangnya.

    Faktor ini akan lebih berpengaruh di negara 4 musim, saat musim panas misalnya, jam 5 pagi sudah terang seperti jam 7 pagi, jam setengah 10 malam, masih seperti jam 6 sore, jadi waktu terangnya lebih lama. Terbalik pada saat musim dingin, jam 9 pagi masih gelap seperti jam 5 pagi nanti sekitar jam 10 baru mulai terang, pada sore hari jam 5 sudah mulai gelap.

    Faktor musim ini sangat berkaitan dengan faktor cahaya. Dan tidur akan lebih nyenyak pada keadaan suhu lingkungan yang lebih rendah, itulah sebabnya suhu dapat mempengaruhi ritme sirkadian.

Dapat kita simpulkan bahwa ritme sirkadian dan jam biologis adalah dua hal yang berbeda namun saling berkaitan. Ritme sirkadian dipengaruhi oleh jam biologis, dimana jam biologis ini dipengaruhi oleh lingkungan seperti cahaya matahari dan suhu.

Dan pada akhirnya tubuh kita akan menyesuaikan dengan keadaan tersebut. Ritme sirkadian kita bekerja paling baik bila kita memiliki kebiasaan yang teratur, seperti tidur di malam hari dan bangun di pagi hari sekitar waktu yang sama dari hari ke hari. Juga kebiasaan lainnya seperti makan, belajar dan melakukan olah fisik.

Kebiasaan teratur ini bisa kita terapkan berdasarkan jam kerja biologis organ tubuh manusia. Sangat penting bagi kita untuk dapat menerapkannya karena bila ritme sirkadian seseorang terganggu, pola tidur dan pola makan bisa mengamuk. Seorang ahli mengenai tidur dari Columbia University, James E. Gangwisch, mengatakan bahwa,

"Our circadian rhythms are based more on our current social situations, our lives and work schedules,"
(Ritme sirkadian kita lebih didasarkan pada situasi sosial kita saat ini, jadwal hidup dan pekerjaan kita.)

Dan dewasa ini, semakin banyak penelitian yang meneliti efek buruk karena irama sirkadian yang terganggu seperti meningkatkan kemungkinan gangguan kesehatan, misalnya obesitas dan neurologis, juga gangguan psikologis seperti depresi dan gangguan bipolar (perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis).

Jam Kerja Biologis Organ Tubuh Manusia



Jam Matahari
Image: Jam Matahari [pixabay]
  1. Lambung
    Pada jam 07:00 - 09:00, daya kerja lambung sedang kuat-kuatnya sehingga kita dianjurkan untuk sarapan yang bergizi tinggi pada waktu ini. Sistem pencernaan pada kondisi paling efisien karena metabolisme lebih aktif, sehingga  lemak yang diserap jadi lebih mudah terbakar.
     
  2. Jantung
    Pada jam 11:00 - 13:00, hindarilah panas berlebih dan olah fisik, terutama bagian dimana kamu punya keluhan di pembuluh darah. Sistem imunitas tubuh menurun, karena sel darah putih yang bertugas melawan infeksi dan penyakit kurang aktif.
     
  3. Hati
    Pada jam 13:00 - 15:00, kondisi hati sedang lemah sehingga kita dianjurkan untuk istirahat sejenak, karena pada jam ini akan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Prioritas tubuh yang utama adalah mencerna makanan karena energi menurun. Merasa sangat mengantuk sangat lazim pada jam ini.
     
  4. Paru-paru
    Pada jam 15:00 - 17:00, Hormon adrenalin dan suhu tubuh berada pada kondisi paling tinggi. Saat inilah waktu paling tepat untuk berolahraga. Jam ini juga paru-paru  berfungsi maksimal.
     
  5. Ginjal
    Pada jam 17:00 -19:00, ginjal manusia dalam kondisi kuat, pada ginjal terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan sel otak. Dan jam ini merupakan jam terbaikmu untuk belajar.
     
  6. Lambung
    Pada jam 19:00 - 21:00, kondisi lambung sedang lemah. Ushakanlah untuk tidak mengkonsumsi makanan padat yang sulit dicerna, dan lebih baik jika kita behenti makan.
     
  7. Limpa
    Pada jam 21:00 23:00, limpa manusia dalam kondisi lemah, pada limpa terjadi proses pembuangan racun tubuh dan regenerasi sel limpa. Jika wajahmu menjadi agak pucat dijam ini, artinya kamu mempunyai gangguan pada limpa.
     
  8. Jantung
    Pada jam 23:00 - 01:00, kondisi jantung sedang lemah. Dan ini adalah waktu yang tepat untuk istirahat agar memulihkan energi tubuh.
     
  9. Hati
    Pada jam 01:00 - 03:00, hati dalam kondisi kuat dan terjadi proses pembuangan racun hasil metabolisme tubuh serta terjadinya regenerasi sel. Waktu terbaik bagi tubuh untuk memulihkan diri, jadi Anda harus tidur pada jam ini.
     
  10. Paru-paru
    Pada Jam 02.30 - 04:30, kondisi paru-paru sedang kuat. Dalam paru-paru terjadi pembersihan dan pembuangan racun atau kotoran. Bila paru-paru kotor, akan terjadi batuk, bersin serta kita menjadi berkeringat. Bagi umat Islam, ini adalah jam terbaik untuk mendirikan shalat tahajud karena pada saat melakukan sujud, darah yang kaya akan oksigen akan dialirkan ke otak, sedangkan pada saat sujud diwaktu siang hari, hal itu tidak akan terjadi.
     
  11. Usus besar
    Pada jam 05:00 - 07:00, usus besar dalam kondisi kuat, biasakanlah untuk buang air besar di jam ini agar semua kotoran, racun dan sisa sistem pencernaan dapat dikeluarkan.


Referensi:
Anggarwati, Anastasia Tri. Irama Sirkadian. 2016. docshare. Diakses: 12 Juni 2017
Arifien, Zainal. Blog Dosen Akademi Telkom Jakarta: Jam Kerja Biologis Tubuh Manusia. 2015. Akademitelkom. Diakses: 14 Juni 2017 
Mic Network Inc. Mic Daily: Neuroscientist Paul Kelley Wants Students to Sleep in and Start School One Hour Later. 2017. MIC. Diakses 13 Juni 2017
Rachmani, Immanuella. Lakukan Aktivitas Sesuai Jadwal Kerja Organ Tubuh. 2016. Pesona. Diakses: 16 Juni 2017
Sussex Directories, Inc. Circadian Rhythm: Body Clock, Sleep Cycle, Jet Lag. 2017. Psychologytoday. Diakses: 13 Juni 2017