Wednesday, July 19, 2017

Pengaruh Sugesti: Fenomena Efek Placebo dan Nocebo

Pernahkah kamu mendengar bahwa kekuatan pikiran memiliki pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia? Salah satu bentuk kekuatan pikiran tersebut adalah sugesti. Sugesti menurut KBBI adalah pendapat yang dikemukakan atau pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang.

Kekuatan pikiran ini dipandang oleh para ahli psikologi sebagai anugerah luar biasa yang dimiliki manusia. Bahkan, tokoh yang sangat berpengaruh seperti Mahatma Gandhi pun berkata,

Your beliefs become your thoughts.  Your thoughts become your words.  Your words become your actions.  Your actions become your habits.  Your habits become your values.  Your values become your destiny.
(Keyakinanmu menjadi pikiranmu, pikiranmu menjadi kata-katamu, kata-katamu menjadi tindakanmu, tindakanmu menjadi kebiasaanmu, kebiasaanmu menjadi nilai-nilaimu, nilai-nilaimu menjadi takdirmu.”)

Pengaruh sugesti dalam kehidupan ditunjukkan dengan adanya fenomena efek placebo (placebo effect) dan nosebo (nocebo effect). Istilah umum yang digunakan untuk fenomena ini adalah ‘prediksi yang dapat direalisasikan sendiri’.

Kata ‘plasebo’ berasal dari bahasa Latin ‘placere’ yang secara harfiah berarti ‘Saya akan menyenangkan’. Menurut definisi konvensional, plasebo adalah ‘obat palsu’ tanpa zat aktif secara farmakologis. Efek plasebo bisa diartikan dimana suatu masukan menjadi kebenaran karena adanya pengaruh keyakinan dan kepercayaan dalam diri yang positif.

Sebaliknya, ‘nocebo’ secara harfiah berarti ‘Saya akan menyakiti’. Nosebo merupakan ketiadaan dari plasebo, dimana keyakinan dan kepercayaan dalam diri yang negatif.

Pengaruh Sugesti Placebo dan Nocebo
Image: Do not give up [Pixabay]

Fenomena Efek Plasebo dalam Pengobatan Medis


Salah satu efek plasebo dalam pengobatan medis adalah karena adanya pengaruh sugesti positif. Misalnya, dua kelompok pasien diberi sejenis obat berupa pil oleh dokter, satu kelompok diberi obat yang memang mengandung unsur obat sedangkan sekelompok lain diberi atau obat pura-pura berupa pil yang hanya berisi gula (tidak mengandung unsur obat).

Kedua kelompok tersebut tidak diberitahu bahwa salah satu kelompok diberikan bukan obat sesungguhnya. Ternyata pada kedua kelompok tersebut menunjukkan efek yang signifikan ke arah penyembuhan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh sugesti bisa memengaruhi sel-sel untuk menstabilkan unsur-unsur kimiawi dalam tubuh manusia.

Dalam hal ini, efek plasebo bekerja, masukan dari dokter mengenai obat yang dapat menyembuhkan menjadi kebenaran, karena adanya pengaruh keyakinan dan kepercayaan yang positif pada kedua kelompok tersebut.

Efek plasebo menunujukkan bahwa kekuatan pikiran adalah faktor terpenting dalam fungsi tubuh manusia. Karena dengan kemampuan menciptakan atau menghapuskan gejala, efek obat sebenarnya dapat digantikan oleh hanya dengan kekuatan pikiran.

Secara umum, manusia percaya bahwa kondisi psikologis dapat memengaruhi kondisi fisiologisnya. Adanya pengaruh positif dari suatu obat karena orang percaya bahwa obat dapat menyembuhkan penyakit, meskipun jika obat tersebut tidak memiliki khasiat apapun.


Fenomena Efek Nosebo dalam Pengobatan Medis


Pasien yang mengalami efek nosebo ketika diberi obat biasanya memiliki riwayat pengobatan dengan diagnosa yang buruk sehingga pasien tidak yakin bahwa obat tersebut dapat menyembuhkan penyakitnya. Ini berarti harapan dalam diri pasien rendah dan mau tidak mau, dapat berakibat buruk pada diri pasien.

Dokter bedah tidak akan mau menangani pasien yang yakin bahwa mereka tidak akan sembuh dan akan mati karena penelitian yang telah dilakukan pada pasien-pasien operasi yang menganggap bahwa mereka akan mati, hampir semuanya benar-benar mati.

Fenomena Efek Plasebo-Nosebo dalam Sehari-hari


Keyakinan hanyalah pikiran yang diulang-ulang dengan perasaan yang melekat kuat pada pikiran. Jika kita percaya bahwa diri kita sehat, rejeki berlimpah, dihargai orang, dan hidup bermakna maka alam bawah sadar kita akan bergerak menciptakan realitas diri seperti keyakinan yang kita percayai.

Sama halnya dengan obat tanpa khasiat namun dapat menyembuhkan orang. Keyakinan yang kuat terhadap sesuatu yang positif mampu memengaruhi sel-sel dalam tubuh kita untuk berubah menjadi positif.

Sebaliknya, kalimat sederhana seperti: “saya akan pilek jika minum es”, “saya sulit sekali menurunkan berat badan”, atau “saya tidak bisa menghasilkan uang”, adalah keyakinan yang negatif (efek nosebo). Meyakini sesuatu yang negatif juga akan berdampak negatif dalam kehidupan kita.

Sebelum tahun 1954, ahli fisiologi, dokter dalam bidang olahraga, dan ilmuwan peneliti menyatakan bahwa tidak mungkin untuk menciptakan prestasi lari cepat 1 mil dengan waktu kurang dari 4 menit jika dilihat dari faktor struktur tulang dan kekuatan otot manusia.

Keyakinan itu dipercayai oleh para atlet pelari pada waktu itu. Namun seorang mahasiswa kedokteran dari Universitas Oxford bernama Roger Bannister, tidak mau mempercayai mitos tersebut. Ia berlatih keras dengan semangat dan kemauan yang luar biasa sampai pada akhirnya ia memecahkan rekor lari 1 mil dengan kecepatan  3 menit 59,4 detik. Keyakinan yang dipercayai oleh sebagian besar ilmuwan dan atlet selama bertahun-tahun dapat dipatahkan oleh cara kerja efek plasebo dari Roger Bannister ini.


Referensi:
Michele Therapies. The mind body connection placebo-nocebo. 2014. michele-therapies. Diakse: 13 Juli 2017
Yunus. Mindset Revolution: Optimalisasi Potensi Otak Tanpa Batas. 2014. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher.
Sugianto, Edi. Placebo, The Power of Believing. 2012. naqsdna. Diakses: 13 Juli 2017

loading...