Tuesday, August 22, 2017

Ciri Kepribadian Ambivert, Perilaku, Pekerjaan, Relasi dan Tokoh

Bagi pembaca Fenomena Harimu yang telah membaca artikel sebelumnya mengenai kepribadian introvert
dan ekstrovert, adakah diantara kamu yang merasa bahwa sebagian dari dirimu adalah introvert sekaligus ekstrovert?

Kamu tidak mengada-ada, karena ditengah-tengah dua kutub kepribadian tersebut, ada yang disebut sebagai kepribadian ‘ambivert. Jadi, Carl Jung mempopulerkan konsep ekstroversi dan introversi di awal 1920an.

Jung mengidentifikasi kelompok ketiga tapi tidak menyebutkannya atau menulis banyak tentang hal itu. Tidak sampai tahun 1940-an, istilah ‘ambivert’ mulai umum digunakan oleh psikolog.

There is no such thing as a pure introvert or extrovert. Such a person would be in the lunatic asylum. – Carl G. Jung
(Tidak ada yang namanya introvert murni atau ekstrovert. Orang seperti itu akan berada di rumah sakit jiwa.)

Sebagaimana dikatakan oleh Jung, tidak ada satu orang pun yang seratus persen introvert maupun ekstrovert. Yang ada hanyalah kecenderungan pada salah satu diantara dua kepribadian tersebut. Atau jika tidak, maka kamu termasuk dalam kaum ambivert.

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Travis Bradberry, Ph.D. berjudul, '9 Signs That You’re An ambivert' dikatakan bahwa ambivert memiliki keunggulan yang berbeda dari introvert dan ekstrovert sejati.

Karena kepribadian mereka tidak terlalu condong ke kedua arah, mereka memiliki waktu yang lebih mudah untuk menyesuaikan pendekatan mereka dengan orang-orang berdasarkan situasinya. Hal ini memungkinkan mereka untuk terhubung lebih mudah, dan lebih dalam lagi, dengan lebih banyak jenis orang.

Ciri bahwa kamu kepribadian ambivert


Mengisi ulang tenaga. Kaum ambivert mendapat energi dari luar dan dalam dirinya. Jika kamu adalah seorang ambivert, kamu menikmati menghabiskan waktu dengan sekelompok orang, namun hanya dalam waktu beberapa saat saja.

Suasana pesta atau keramaian bukanlah sesuatu yang membuat kamu merasa tidak nyaman. Tapi terlalu banyak menghabiskan waktu dengan orang lain bisa membuatmu merasa lelah secara fisik dan emosional.

Di sisi lain, terlalu banyak waktu sendirian juga terasa seperti pemborosan dimana banyak orang introvert dengan senang hati meluangkan sebagian besar waktunya untuk menyendiri dengan teh dan buku yang bagus, orang-orang yang ambivert sering melihat hal tersebut semacam tidak produktif.

Penerimaa Informasi. Kamu cukup senang bertemu orang baru, asalkan pada saat itu kamu bergabung dengan teman lainnya. Kamu meyukai pengalaman dan pertemuan baru.

Namun, kamu perlu ‘jeda’ untuk akrab dengan orang baru tersebut. Jika terlalu banyak menerima informasi dari orang tersebut, kamu akan kehilangan fokus dalam pembicaraan.

Bagimu, menjadi pusat perhatian sangatlah menyenangkan, tapi tidak untuk waktu yang lama. Kamu akan merasa tidak nyaman ketika terlalu lama menjadi pusat perhatian.

Beberapa teman baik mengira kamu adalah seorang intovert, sementara yang lain menganggap kamu adalah bagian dari kaum ekstrovert.

Seringkali kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan. Kamu adalah jiwa introvert karena jiwa yang bijaksana, sederhana, dan pendiam. Di sisi lain, kamu adalah ekstrovert karena menyukai kebebasan dan kepercayaan yang diberikan kepadamu yang penuh semangat.

Pengajar kepribadian ambivert
Image: Pengajar [pixabay]

Pekerjaan yang cocok untuk si ambivert


  1. Human Resource Development (HRD)
    HRD bertugas untuk merekrut karyawan serta menempatkannya pada posisi yang tepat. Sebagai seorang ambivert, kamu bisa membaca karakter mereka dengan kekuatan introvertmu dalam menganalisa, juga dengan kekuatan ekstrovertmu memancing untuk membuat mereka akrab dan nyaman saat mengobrol denganmu.
     
  2. Psikolog
    Seorang psikolog mempunyai misi untuk meringankan beban pikiran pasiennya serta membantu memecahkan masalah yang dihadapi. Psikolog mendengarkan seluruh keluh kesah mereka.

    Disini, ambivert menggunakan kekuatan introvert sebagai pendengar yang baik, sekaligus orang yang mampu untuk memberikan nasihat-nasihat layaknya seorang sahabat dengan kekuatan ekstrovert.
     
  3. Guru
    Guru memiliki misi untuk mendidik murid-muridnya, tidak hanya dalam pelajaran, namun juga dalam psikis, guru mempunyai kewajiban untuk dekat secara pribadi kepada murid-muridnya.

    Hal ini untuk mengetahui bagaimana pendapat sekaligus kesulitan mereka dalam belajar. Dalam hal ini, kekuatan sebagai seorang introvert sekaligus ekstrovert sama-sama dibutuhkan.
     
  4. Jurnalis
    Seorang jurnalis harus bergerak cepat, pintar mengatur waktu dan tidak boleh malu-malu. Kalau tidak, tentu kamu tak akan pernah bisa mendapatkan berita bagus sekaligus mewawancarai orang-orang penting, kan?

Tokoh dengan kepribadian ambivert


Salah satu tokoh terkenal yang berkepribadian ambivert adalah Leonardo DiCaprio, pemain utama dalam film Titanic. Beberapa tokoh ambivert lain yang terkenal adalah John Lennon, Celine Dion, Rowan Atkinson, Angelina Jolie, Johnny Depp, dan William Shakespeare.

Bagaimana si ambivert dalam menjalani hubungan



  • Bisa menangani semua jenis situasi sosial
    Ambivert merasa nyaman saat menonton film atau sedang ke pesta. Fleksibilitas ambivert memudahkan untuk merencanakan acara dengan pasangan.

    Yang harus diingat bahwa ambivert tidak dapat melakukan satu hal atau yang lainnya terlalu lama.
     
  • Ambivert tidak menghakimi pasangan saat pasangan sedang moody
    Karena memang seringkali ambivert juga murung, ia lebih mengerti ketika pasangannya juga sedang moody.

    Namun pasangannya tidak akan pernah tahu sisi mana yang akan muncul pada saat itu. Beberapa hari ambivert ingin dibiarkan sendiri, dan di hari-hari lain ambivert akan mengirim pesan dan menghubungi pasangannya tanpa henti.
     
  • Ambivert tidak terburu-buru dalam menjalin hubungan
    Ambivert nyaman menunjukkan kasih sayangnya pada pasangannya, tapi ambivert juga merasa nyaman dengan kebebasan, jadi pasangan ambivert tidak akan terburu-buru dalam menjalin sebuah hubungan.
     
  • Cukup stabil secara emosional
    Salah satu masalah terbesar bagi seorang ekstrovert dan introvert adalah identitas diri. Mereka merasa seolah-olah mereka terikat oleh label mereka (label sebagai ekstrovert atau introvert).

    Ketika seorang ekstrovert sedang bersenang-senang, mereka akan untuk menutupi keinginan mereka untuk sejenak beristirahat demi mempertahankan label mereka.

Ketika seorang introvert merasa kesepian, terkadang mereka ragu untuk menghubungi orang lain. ambivert tidak dibatasi oleh label sosial ini, ambivert tidak akan ragu untuk berhenti sejenak jika ingin berhenti, juga ketika ingin memulai pembicaraan. Hal ini akan memudahkan komunikasi pasangan.

Referensi:
Bradberry, Travis.  Talen Smart, 9 Signs That You’re An ambivert. 2017. Talentsmart. Diakses: 14 Agustus 2017
Leader Economic. 10 Signs That You May Be An ambivert.  2016.Leaderoconomics. Diakses: 14 Agustus 2017
IDN Times. Karena Para ambivert Itu Istimewa, Ini 13 Pekerjaan yang Cocok Buat Mereka! 2016. Idntimes. Diakses: 15 Agustus 2017
Her Campus Media. 15 Reasons To Date An ambivert. 2016. Hercampus. Diakses: 15 Agustus 2017