Friday, December 15, 2017

Review Buku: Whatever You Think, Think The Opposite (Apapun yang Anda Pikirkan, Berpikirlah Sebaliknya)

Buku yang akan dibedah selanjutnya adalah Whatever You Think, Think The Opposite (Apapun yang Anda Pikirkan, Berpikirlah Sebaliknya). Buku ini akan membuatmu tak menyesal mengambil keputusan yang salah dan menjadikannya sebuah keberuntungan.

Paul Arden akan menunjukkan bagaimana resiko akan membuatmu aman dalam hidup. Kadang kamu tak butuh alasan untuk melakukan sesuatu agar hal itu berjalan dengan baik. Semua tentang bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri untuk membalikkan keadaan menjadi lebih baik.

Buku ini sangat sederhana namun sungguh menarik hati. Illustrasi yang menarik dengan penjelasan singkat yang menyentuh. Paul Arden menyajikannya dalam bentuk cerita yang menarik dan sulit ditebak. Latar putih dengan tulisan berwarna hitam pada sampul memberi kesan sederhana dan rendah hati, namun setiap tulisan di buku ini memberi pesan yang sangat berarti.

Sayangnya, buku ini hanya setebal 144 halaman sehingga bisa diselesaikan dalam waktu cepat. Pembaca yang ketagihan dengan gaya tulisan Paul Arden harus bersiap menunggu dan merogoh saku lebih dalam utuk menikmati karyanya yang lain.

I WISH MEANS : Wouldn’t it be nice if.. or I WANT MEANS : If I want it enough, I will get it.
(SAYA HARAP: Tidak dapat menjadi baik jika .. atau SAYA INGIN: jika saya merasa menginginkannya saya akan mendapatkannya). Hal 22-23

Kadang hidup tak seperti yang diharapkan sehingga membuat kamu mengambil keputusan yang aman dan sama dengan yang lain. Hidupmu akan sama dengan yang lain dan itu membosankan. Hal itu membuatmu berandai-andai jika hidupmu bisa berubah.

Pilihan lain adalah melakukan yang kamu inginkan dan pastikan meraih impianmu. Kamu akan melakukan sesuatu sesuai dengan yang dibutuhkan. Tentunya bukan keputusan yang aman dan seperti yang dipikirkan oleh orang lain.

Kamu akan bertanggaung jawab dengan hal itu dan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai apa yang kamu impikan. Bukan hal mudah, tapi akan ada jalan. Percayalah, kamu akan meraih impianmu di waktu yang tepat. Orang-orang yang menyayangimu akan membantumu dengan caranya masing-masing.

Don’t be negative with rejection
 (Jangan bersikap negatif terhadap penolakan). hal 166

Impianmu yang berbeda terkadang mendapatkan penolakan dari banyak pihak. Misalnya, orang tuamu yang menolakmu untuk masuk di jurusan yang kamu inginkan dengan berbagai alasan. Contoh lainnya, bosmu yang tak yakin dengan keputusan yang kamu ambil dan takut akan merugikan perusahaan.

Mereka melakukan itu karena sayang padamu. Penolakan itu jangan membuatmu takut dan gentar. Percayalah, kamu bisa membuat mereka tercengang saat melihat ketekunanmu untuk menggapainya. Mereka akan mendukungmu lebih dari yang kamu tahu.

In our new mind of maturity we begin to think in a more adult way. We become grown up. Recklessness and risk are not compatible with age. Risk becomes something which must be carefully considered
(Didalam pemikiran baru kita mengenai kedewasaan, kita mulai berpikir dengan cara yang lebih dewasa. Kita telah berubah menjadi dewasa. Kecerobohan dan resiko tidak ada kaitannya dengan usia. Resiko menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan dengan cermat). Hal 36.

Kadang menjadi dewasa berarti lebih berhati-hati mengambil keputusan. Hal itu membuat seseorang terkungkung dalam ketakutan yang dibuatnya sendiri. Segala hal direncanakan dan harus berjalan sesuai rencana, tetapi membuatmu tak berani melangkah maju. Takut kalah sebelum berperang.

Sesekali bernostalgialah. Saat kamu tak takut memiliki kulit yang hitam karena keasyikan bermain layangan. Saat kamu masuk ke kolam tak peduli bisa berenang atau tidak. Bayi 12 bulan yang tak peduli berapa kali pun terjatuh tetap mencoba berjalan. Setelah itu, ia tak lelah berjalan lebih cepat untuk bisa berlari. Masa kecil tanpa ketakutan dan membuatmu meraih yang kamu inginkan.

Do it , then fix it as you go.
(Lakukan saja, kemudian perbaiki seiring berjalannya waktu). hal 52

Jangan biarkan ketakutan menguasai dirimu. Rencana tetap dibutuhkan sebagai pendamping langkah pertama. Bila kegagalan datang, siapkan rencana lain. Oleh karena itu, kamu tetap butuh banyak rencana untuk meraih yang kamu impikan. Seperti kata pepatah "Banyak jalan menuju roma." Keep struggle and fighting.

Selain itu, kesempurnaan bukan ditunggu melainkan diusahakan. Kadang sebagian orang memilih merencanakan sesuatu hingga sempurna dan tersadar bahwa ia kehabisan waktu untuk mewujudkannya. Paul Arden menyarankan lakukan yang kamu bisa dan perbaiki sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu sehingga bisa mencapai kesempurnaan yang diimpikan.

It’s better to regret what you done than what you haven’t
(Lebih baik menyesali apa yang telah kamu lakukan daripada tidak melakukan apa-apa). hal 26

Kamu sudah melakukan yang terbaik dan jangan biarkan penyesalan menyewa ruang di kepalamu. Setidaknya kamu belajar salah satu atau dua hal yang menjadikannya gagal. Hal ini bisa menjadi evaluasi kekurangan yang ada dalam langkahmu. Setiap kegagalan datang, siapkan langkah baru dan lakukan segera. Kamu akan bertumbuh, akan berkembang dari caramu menyikapi kegagalan.

Gagal lagi, usaha lagi. Gagal lagi, usaha lagi. Kegagalan tak menjadi alasan untuk berhenti melangkah dan memberikan usaha yang terbaik. Keberhasilan  akan hadir setelah usaha tiada henti dan pantang menyerah.

No One but Number One
 (Tidak menjadi siapa-siapa melainkan menjadi yang pertama). Hal 66

Laiknya roda yang berputar. Kegagalan akan berganti menjadi keberhasilan, begitu pun sebaliknya. Kegagalan tak boleh membuatmu berkecil hati dan menjadikanmu bukan siapa-siapa.

Setiap orang bisa menjadi yang terbaik di bidangnya, menjadi nomor satu. Tidak ada kehidupan yang gagal, melainkan ketidakmampuan untuk bangkit serta bersiap meraih impian yang sebenarnya sudah di depan. Be Positive thinking, keep going, and be number one.

Buku Whatever You think Think The Opposite
Buku Whatever You Think Think The Opposite

Pesan Buku Whatever You think Think The Opposite

Via Belbuk
Referensi :
Paul Arden. 2006. Whatever You Think, think The Opposite. UK : Penguin Books.


Penulis FH Ulfah
Reviewer konten: Ulfah
"Everyday is barokah day"

loading...