loading...

Thursday, January 25, 2018

Memahami Perilaku Orang Melalui Komunikasi Non Verbal (Tidak Sekedar Kata)

Tahukah kamu berkomunikasi tidak harus menggunakan kata serta ucapan yang berbentuk aksara yang bisa dituliskan dan juga diucapkan? Dalam dunia ini sebenarnya ada bentuk komunikasi lain yang memang kita belum menyadarinya. Padahal notabene kita sebenarnya sudah sangat sering sekali menggunakan alat komunikasi tersebut. Nah komunikasi inilah yang disebut dengan komunikasi non verbal.

Komunikasi yang biasa disebut dengan non verbal ini adalah merupakan sebuah bentuk komunikasi yang tidak perlu menggunakan kata, baik itu dengan menggunakan tulisan ataupun dengan menggunakan pesan lidah. Namun komunikasi ini hanya dengan menggunakan tanda-tanda yang ada dalam tubuh kita yang di dalamnya juga meliputi beberapa gerak tubuh kita, nada suara dan juga ekspresi muka.

Memahami perilaku orang lain melalui komunikasi non verbal
Image: Upset, Anger, and Dominance. [pixabay]

Berfungsi Sebagai Apa Komunikasi Non Verbal?


Bentuk dalam berkomunikasi jenis ini memiliki fungsi yang juga sama pentingnya dengan komunikasi seperti biasa yang sering kali kita pakai. Berikut lima fungsi dari komunikasi non verbal menurut Mark L.Knapp (1972:9), yaitu :

#1  Untuk Menggantikan atau Substitusi

Komunikasi ini dapat menggantikan beberapa pesan yang anda kirimkan melalui lisan anda. Seperti halnya ketika anda menganggukkan kepala anda ketika anda ditanya seseorang, maka itu tandanya anda menjawab iya. Meski lisan anda tidak menjawabnya namun si penanya sudah memahaminya. Itu adalah lambang-lambang secara universal.

#2  Dalam Rangka Penekanan atau Aksentuasi

Ketika kita menggunakan Bahasa non verbal maka kita berarti telah memberikan tekanan terhadap informasi yang kita sampaikan dengan Bahasa verbal.  Seperti ketika kita menggebrak meja, menyipitkan mata atau berteriak untuk menekankan informasi verbal kita.

#3 Untuk memperkaya makna pesan verbal atau komplemen

Gerak yang kita lakukan dalam non verbal bisa juga dijadikan pelengkap komunikasi verbal kita. Sebagai contoh ketika kamu ingin memerintahkan seseorang untuk memindahkan buku dari atas meja ke dalam lemari, tentu agar lebih cepat kamu menunjuk buku yang dimaksud kemudian mengatakan "Tolong taruh di lemari". Jika kita hanya meliihat konteks dari kata-katanya, akan timbul pertanyaan baru, "Apa yang ditaruh?"

#4 Untuk Mengulang

Dalam kita melakukan Bahasa non verbal, kitapun juga bisa mengulangi pernyataan verbal kita dengan menggunakan non verbal. Seperti kamu merencanakan sesuatu bersama tim dan memiliki 4 rencana untuk menyelesaikan misi tim. Saat eksekusi dilapangan dan memerlukan perubahan rencana, kamu mengangkat tanganmu secara lurus vertikal dan memperlihatkan jari telunjuk dan jari tengah. Kemudian rencana 2 pun dilaksanakan oleh timmu. 

#5  Untuk Menggambarkan Kontradiksi

Dalam tujuan tertentu, terkadang kita juga memberikan isyarat yang menurut kita berlawanan dalam pernyataan yang kita berikan.  Seperti ketika kita berbohong maka kita akan memberikan sikap menyiklangkan dua jari telunjuk kita. Atau mengatakan setuju tapi menggelengkan kepala.

Tujuan Komunikasi Non Verbal


Selain beberapa fungsi  di atas Menurut John V. Thil, komunikasi non verbal  juga memiliki beberapa tujuan di antaranya:
  1. Memberikan atau menyediakan informasi
  2. Sebagai sarana ekspresikan emosi
  3. Mengatur alur suara dalam percakapan
  4. Melengkapi, menentang, memberikan sifat serta mengembangkan pesan yang ada dalam komunikasi verbal
  5. Mempengaruhi atau mengendalikan orang lain
  6. Mempermudah tugas yang tidak bisa diterangkan dengan verbal. Semisal dalam permainan olahraga. 
The most important thing in coomunication is hearing what isn't said - Peter Drucker
(Hal terpenting dalam komunikasi adalah mendengar apa yang tidak dikatakan.)

Jenis Jenis Komunikasi Non Verbal


Karena begitu banyaknya pesan yang disampaikan melalui komunikasi non verbal, oleh karena itu terdapat 5 jenis komunikasi non verbal agar kamu lebih mudah memahami ini:

#1 Komunikasi Objek
Hal ini berkaitan dengan cara kamu menggunakan objek disekitar kamu atau objek yang saat ini sedang kamu gunakan. Saat kamu menggunakan kemeja putih berdasi, celana bahan hitam dan sepatu, maka orang yang melihat kamu akan berpikir kamu akan pergi melaksanakan tugas atau kamu orang kantoran. Mereka tidak berfikir kamu akan berolahraga atau berenang bukan? Apa yang kamu pakai sudah memberikan informasi kepada mereka.

#2 Sentuhan
Berapa kali kamu bersalaman dengan orang? bukankah perasaanmu berbeda setiap kamu bersalaman dengan orang? cara bersalaman juga menentukan apa yang akan kamu rasakan dan orang lain rasakan. Itu salah satu komunikasi bahkan tanpa memberitahu melalui lisan kepada masing-masing pihak.

Tanganmu menyentuh tangan mereka. Beberapa orang mungkin pernah mendapatkan jabat tangan yang singkat yang bahkan tidak sampai menyentuh seluruh telapak tangannya, atau bahkan kamu mendapatkan sentuhan ditelapak tangan dan punggung tangan saat mereka berjabat tangan menggunakan dua tangan.

Kondisi pertama, kamu akan dibuatnya tidak nyaman karena jabat tangan yang kamu ulurkan tidak ia terima seluruhnya dan kondisi kedua kamu merasa sangat dihargai karena jabat tangan kananmu diterimanya oleh kedua tangan mereka.

Sentuhan tidak selalu melalui telapak tangan, sentuhan dimanapun diarea tubuh seseorang selalu memiliki pesan.

#3 Kronemik
Cara kamu menentukan waktu dalam komunikasi non verbal. Meliputi ketepatan waktu dalam beraktifitas atau berperilaku. Banyaknya aktifitas yang dilakukan selama waktu tertentu. Sebagai contoh, kamu berada disuatu panggung untuk memainkan biola, ada ribuan orang yang bersedia mendengarkan nyanyianmu. Mereka duduk dengan tenang melihatmu berada dipanggung yang luas dihujani cahaya lampu sorot kekuningan sehingga terlihat tampak klasik dan eklusif.

Kamu memainkan biola dengan penuh penghayatan, buah dari usaha yang telah kamu lakukan berbulan-bulan untuk permainan 8 menit hari ini. Awal tidak terdengar suara apapun yang ada hanyalah gesekan biolamu. Seluruh pendengar merasakan emosi yang sama dengan dirimu, kamu memancarkan emosi melalui instrumen yang kamu mainkan.

Hingga gesekan terakhir, semuanya masih pada posisi yang sama, tidak bergerak sedikitpun bahkan beberapa orang tidak menyadari bahwa air matanya telah jatuh. Saat kamu membungkuk dan mengucapkan terima kasih. Mereka semua tersadar, dan sontak bertepuk tangan meriah untukmu, berteriak dan memintamu untuk kembali bermain.

Itu adalah tepuk tangan apresiasi, tanda terima kasih. Sekarang kamu pernah mendengar orang bertepuk tangan tanda memberikan semangat bukan? Seperti saat kamu bermain biola dan ditengah permainanmu kamu kehilangan konsentrasi sehingga terlupa not, kamu kembali mengulangnya lagi dan lagi hingga para penonton membantu kamu dengan bertepuk tangan. Walaupun aktifitas yang dilakukan sama, akan tetapi jika berbeda dalam waktu pelaksanannya, maka pesan itu akan berbeda.

#4 Gerak tubuh "Kinesik"
Komunikasi ini meliputi ekspresi wajah, kontak mata, bahasa tubuh yang intinya pergerakan yang dilakukan oleh tubuhmu.

#5 Proxemik "Bahasa Ruang"
Area Publik Non Verbal Komunikasi
Image: Public area [pixabay]

Jarak kamu dengan orang lain menentukan penialaian terhadap orang yang menilainya, sedangkan yang kamu rasakan adalah tingkat kenyamanan dengan orang tersebut. Seperti kamu tidak akan merasa nyaman jika ada orang yang tidak kamu kenal duduk makan bersama disebelahmu padahal kursi lain banyak yang kosong. Dan jika kalian adalah dua jenis kelamin yang berbeda, mungkin orang yang melihat kalian seperti pasangan yang sedang kencan.

Kamu butuh jarak dengan orang yang tidak kamu kenal tersebut. Dan dalam pembahasa bahasa ruang, jarak terbagi menjadi 4 bagian yaitu: Jarak intim, yang dikhususkan bagi seseorang yang kamu cintai atau orang yang sudah sangat kamu kenal. Jarak personal, untuk mereka yang statusnya hanya teman atau kenalan. Jarak sosial, untuk mereka yang baru saja mengenal kamu. Dan terakhir jarak Publik.
  • Jarak intim ketika berpelukan, berpegangan atau berbisik
    • Bentuk dekat - kurang dari 15 cm
    • Bentuk jauh - 15 sampai 45 cm
  • Jarak personal ketika berinteraksi antar teman akrab
    • Bentuk dekat - 45 sampai 75 cm
    • Bentuk jauh - 75 sampai 120 cm
  • Jarak sosial ketika bertemu dengan kenalan
    • Bentuk dekat - 1.2 sampai 2.1 m
    • Bentuk jauh - 2.1 sampai 3.6 m
  • Jarak publik ketika berhubungan dengan masyarakat
    • Bentuk dekat - 3.6 sampai 7.5 m
    • Bentuk jauh - 7.5 m lebih
Related post:
Referensi:

____.2015. Mengenal Fungsi Komunikasi Non-Verbal. Marcom.binus. Diakses 24 Januari 2018
Purwanto, Djoko. ____. Komunikasi Bisnis. dipisolo.tripod. Diakses 24 Januari 2018
Setiawan, Samhis. 2017. "Komunikasi Non Verbal" Pengertian & (Jenis-jenis). gurupendidikan. Diakses: 24 Januari 2018
____.2017. Proxemiks. Wikipedia. Diakses 24 Januari 2018 
 

Penulis FH WardiPenulis konten: Wardi
"Teruslah bergerak, berisitirahatlah setelah lelah. Jangan mendahulukan istirahat sebelum lelah"