Saturday, September 1, 2018

Cara Terbaik Menggunakan Media Sosial Sebagai Pendukung Kesuksesanmu

Coba renungkan serta jawab untuk diri sendiri, apa saja yang sering kamu lakukan ketika membuka akun media sosialmu?

Jawabanmu?? mengisi waktu luangkah??

Apakah hanya melihat-lihat postingan terbaru teman-temanmu di instagram mengenai Out Of The Day mereka, atau sekedar memberikan like dan komentar kepada para selebgram yang kamu ikuti?

Apakah kamu yakin menggunakan media sosial untuk hal-hal tersebut memberikan manfaat, minimal untuk dirimu sendiri?

Menjadi pengguna media sosial yang pasif, dalam artian hanya melihat-lihat postingan orang lain, hanya akan menyebabkan emosional dalam diri kita naik turun, 3 kali scroll down mungkin suasana hatimu bisa 3 kali mengalami perubahan, senang dipostingan pertama, ngeri serta penasaran dipostingan kedua dan mungkin jengkel dipostingan ketiga.

Germany Kent, seorang jurnalis Amerika, mantan ratu kecantikan, pengarang, aktris, sekaligus pengusaha, memaparkan pandangannya dalam sebuah kutipan,

If you are on social media, and you are not learning, not laughing, not being inspired or not networking, then you are using it wrong.

"Jika kamu berada di media sosial, dan kamu tidak belajar, tidak tertawa, tidak terinspirasi atau tidak membangun jaringan, maka kamu salah menggunakannya."

Nah, bagaimana sih agar kita menggunakan media sosial dengan benar? Mempelajari sesuatu, mendapatkan inspirasi, serta membangun jaringan didalamnya. Agar media sosial menjadi bermanfaat untuk kita gunakan sehingga waktu yang kita habiskan untuk aktif di media sosial pun tidak terbuang percuma. Dikutip dari berbagai sumber, berikut Fenomena Harimu rangkum 5 hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat media sosial menjadi sangat bermanfaat,

sukses media sosial
Image: Media Social [Pixabay]

Cara #1 Bagikan konten positif


Daripada hanya mengunggah foto-foto selfiemu untuk sekedar mempercantik feed instagram, atau update status facebook tentang lagu yang kamu dengarkan, akan lebih bermanfaat jika kamu membagikan konten-konten positif.

Bisa berupa quote motivasi dari para tokoh ternama, kisah-kisah inspirasi hidup yang membangun. Siapa tau, bukan hanya kamu yang termotivasi serta terinspirasi dari konten tersebut, tapi orang-orang di lingkaran pertemanan media sosialmu juga. Jauh lebih bermanfaat, bukan?


Cara #2 Tunjukan potensi diri


Setiap manusia lahir dengan potensi yang ada pada dirinya. Di zaman milennial ini, saatnya kamu tunjukkan pada dunia tentang potensi yang kamu miliki, jangan lagi menyembunyikannya untuk dirimu sendiri. Jika kamu punya potensi dalam design grafis, perlihatkan designmu. Biarkan orang lain mengetahui bahwa kamu memiliki kemampuan di bidang tersebut.

Bagi kamu yang punya kemampuan dalam menulis, bagikan tulisan-tulisanmu di media sosial.  Jika kamu bisa membuat bermacam-macam kerajinan tangan, abadikan dan unggah hasil karyamu, bagikan juga tips-tips dalam membuatnya.

Begitu juga jika kamu berpotensi dalam memasak, mendesain interior atau bidang apapun. Agar lebih maksimal, bagikan secara konsisten. Jika karyamu dikritik oleh orang lain, jadikan itu sebagai masukan yang membangun, menjadikan karyamu lebih baik lagi.


Cara #3 Share hobby


Media sosial mampu menghubungkan kita dengan semua orang dari berbagai belahan dunia. Kamu bisa memanfaatkannya dengan bergabung bersama komunitas dalam bidang yang kamu sukai. Contohnya, bagi kamu yang hoby fotografi, kamu bisa bergabung di komunitas fotografi. Mulai dari komunitas lokal, nasional bahkan internasional.

Biasanya, suatu komunitas memiliki program kerja seperti diskusi secara online dan offline, seminar, pelatihan serta gathering. Selain bisa bertukar pikiran, menambah wawasan, meningkatkan kemampuan, jaringan pertemananmu jadi semakin luas, informasi terkait kompetisi dan peluang terkait hobimu juga lebih mudah kamu ketahui.


Cara #4 Promosi, atau Me-review produk dan Jasa


Jika kita punya bisnis, media sosial menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengenalkan dan mempromosikan produk dan jasa. Betapa tidak, pada sebuah toko fisik, pelanggan dibatasi oleh akses lokasi serta waktu (jam buka-tutup), sedangkan bisnis online, bisa diakses oleh semua orang di seluruh dunia, selama 24 jam.

Atau, kamu bisa memanfaatkan keaktifanmu di media sosial dengan mereview produk atau brand tertentu. Siapa tau, kamu punya kesempatan untuk menjadi seorang influencer atau brand ambassador. Untuk menjadi influencer, kamu bisa menekuni bidang yang kamu sukai. Bidang itulah yang akan kamu bagikan kontennya secara konsisten di media sosialmu.


Cara #5 Follow Akun yang Mendukung Kebermanfaatanmu di Media Sosial


Hindari mem-follow akun-akun yang tidak bermanfaat seperti akun gosip yang hanya membicarakan seputar selebriti, atau akun yang bermuatan konten negatif. Penuhi beranda media sosialmu dengan postingan dari akun berkonten positif, berkaitan dengan potensi, hobi dan bidang yang kamu geluti. Selain bisa banyak mengambil ilmu dari mereka, bukan tidak mungkin kalau suatu saat kamu mendapatkan tawaran bekerja sama dengan mereka.

Dalam bermedia sosial, setiap orang punya motif dan tujuan. Sebelum melakukan 5 hal tersebut. Yakinkan dulu diri kita untuk memiliki tujuan yang baik, untuk merasakan manfaat sekaligus menebar manfaat kepada pengguna media sosial lainnya. Sehingga media sosial bisa menjadi ‘ladang pahala’ bagi kita. Dengan melakukan 5 hal tersebut, kita juga sekaligus membangun ‘self branding’ (citra diri) pada masyarakat.

What you post online speaks VOLUME about who you really are. POST with intention. REPOST with caution.
– Germany Kent.

(Apa yang kamu posting secara online, berbicara tentang siapa kamu sebenarnya. POSTING dengan niat. REPOST dengan hati-hati.) – Germany Kent.

Ibaratnya, orang lain sedikit banyak bisa mengenal siapa kita, dari kesan yang kita bangun melalui konten yang kita bagikan di media sosial. Tidak jarang, perusahaan atau lembaga saat ini bahkan menjadikan media sosial pelamar sebagai pertimbangan dalam proses rekruitmen kerja.

Referensi:
Good Reads, goodreads
Good Reads, goodreads

Recommended post: 6 Alasan Mengapa HP atau Smartphone menjadi Benda yang Paling Favorit

Penulis FH Widya
Penulis konten: Widya
"Introvert. Belajar memahami dengan menjadi pendengar. Belajar mengerti dengan menjadi pembaca. Belajar berbagi dengan menjadi penulis."

loading...