loading...

Wednesday, November 28, 2018

Kenapa Sering Mengantuk Padahal Tidur Cukup?

Pernahkah kamu merasa lesu dan mengantuk di pagi atau siang hari, padahal di malam harinya kamu sudah tidur dengan cukup? Matamu terasa berat, sering sekali menguap dan semangatmu dalam menjalani hari jadi menurun. Hal itu sangat mengganggu, bukan? Membuat kamu mudah kehilangan fokus pada kegiatan belajar atau pekerjaanmu dikantor.

Bagi kamu yang memang sering tidur larut malam ataupun karena jam kerja yang terlalu panjang, mengalami gejala diatas yang disebut Tired All the Time’ (TATT) atau lelah sepanjang waktu adalah hal yang normal. Namun bagi kamu yang mengalami gejala tersebut padahal sudah tidur dengan cukup, kamu perlu memahami mengapa kamu tetap merasa lelah sepanjang waktu. Bisa jadi, waktu tidurmu justru melebihi dari yang kamu butuhkan.

sleeping fox
Image: Sleeping fox [Pixabay]

Seberapa lama kah waktu tidur idealmu?


Menurut data yang dirilis oleh National Sleep Foundation, kebutuhan waktu tidur pada manusia disesuaikan dengan usianya. Penelitian dalam skala internasional ini membutuhkan lebih dari dua tahun untuk diselesaikan.

Tabel: Kategori Usia Terhadap Waktu Tidur Ideal


Dilihat dari kategori usiamu, sudah sesuaikah kebiasanmu tidurmu dengan waktu yang direkomendasikan diatas? Kalau belum, kamu perlu mengubah kebiasaanmu dari sekarang. Kalau sudah sesuai namun kamu masih sering merasa lelah sepanjang waktu, mungkin beberapa hal dibawah ini yang menjadi sebabnya.

#1 Mudah mengantuk penyebab psikologis


  • Gelisah
    Seringkali, kejadian sehari-hari dalam hidup membuat kita mudah mengkhawatirkan sesuatu. Bahkan hal-hal positif dan menyenangkan seperti pindah rumah, menikah juga bisa menjadi pemicu kegelisahan. Karena kita seringkali khawatir sesuatu yang akan terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi. Apalagi hal-hal yang sudah pasti menyebabkan kegelisahan seperti kehilangan sesuatu, kemunduran atau putusnya hubungan juga bisa membuat kamu merasa lelah sepanjang waktu, bukan karena jam tidur yang kurang atau berlebihan.
     
  • Depresi
    Dalam istilah medis disebut dengan ‘depresssive disorder’. Gejala depresi yang paling umum adalah sering merasa sedih, putus asa dan tidak berharga. Hal tersebut membuat kamu merasa lelah sepanjang waktu, tidak peduli berapa banyak waktu tidur yang dihabiskan, tidak peduli seberapa sering kamu beristirahat. Umumnya, orang-orang tidak menyadari kalau mereka sebenarnya depresi, bukan karena kurang tidur.

#2 Mudah mengantuk penyebab fisik


  • Dehidrasi
    Dehidrasi membuatmu merasa sering pusing dan merasa benar-benar kelelahan. Karena dehidrasi mengacaukan volume darah pada tubuh, membuat kerja jantung menjadi kurang efisien sehingga menyebabkan kelelahan sepanjang waktu.
     
  • Penyakit
    Bisa jadi, masalah yang membuatmu merasa lelah sepanjang waktu adalah sesuatu yang lebih serius seperti anemia dan sleep apnea. Anemia memnyebabkan tubuh terasa lemah dan sesak napas, biasanya disebakan oleh kekurangan zat besi atau kehilangan darah. Sleep apnea adalah gangguan tidur serius dimana pernapasan sering berhenti selama tidur. Bisa karena penyumbatan pada saluran pernapasan ataupun oleh tidak stabilnya pusat kendali pernapasan. Akibatnya, otak gagal memberi sinyal untuk otot bernapas. Sleep apnea ditandai dengan gejala mendengkur, bangun mendadak disertai sesak napas, sakit kepala di pagi hari, dan insomnia.

#3 Mudah mengantuk penyebab gaya hidup


  • Kurang Gerak
    Kebanyakan dari kita menganggap bahwa kelelahan berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan. Nyatanya itu tidak selalu benar. Di akhir pekan, kamu berencana beristirahat penuh dengan tidak melakukan aktivitas apapun. Sayangnya hal tersebut tetap bisa membuatmu merasa lelah karena justru tubuhmu kurang gerak.

    Menurut Science Alert, melakukan olahraga ringan beberapa kali dalam seminggu dapat membuat lebih berenergi. Gerakan teratur membantu tubuh bekerja lebih baik secara keseluruhan, dan seiring berjalannya waktu hal itu akan membuat pola tidurmu sesuai dengan yang kamu butuhkan.
     
  • Bermain Ponsel Sebelum Tidur
    Kalau kamu punya kebiasaan bermain ponsel tepat sebelum tidur, baik memantau lini masa media sosial, bermain game ataupun sekedar berkirim pesan, ada baiknya kamu menghentikan kebiasanmu burukmu itu. Cahaya biru yang dipancarkan ponsel ataupun alat elektronik lain seperti televisi dapat memicu hormon ‘bangun’, menyebabkan kamu tetap bangun dan susah untuk segera tidur. Ritme sirkadian kamu menjadi terganggu. Kamu jadi tidak bisa tidur dengan nyenyak yang membuatmu lelah keesokan harinya.
Bagaimana pun, tidur yang berkualitas sangat kita butuhkan. Selain berdampak pada kesehatan, kualitas tidur mempengaruhi kefokusan, kreativitas, kesuksesan serta kebahagiaan juga kesejahteraan.

“The best bridge between despair and hope is a good night’s sleep.”
― Matthew Walker,

(Jembatan terbaik antara putus asa dan harapan adalah tidur malam yang nyenyak).
― Matthew Walker dalam buku Why We Sleep: Unlocking the Power of Sleep and Dreams

Setelah membaca artikel ini, semoga kamu bisa mengetahui penyebabnya dan tidak lagi merasa lelah sepanjang waktu, ya!



Referensi
How Much Sleep Do We Really Need? sleepfoundation
Booth, Jessica. 11 Reasons You Might Be Tired, Even After Sleeping Well. bustle
goodreads
Samiadi, Lika Aprilia. Apa itu Sleep Apnea? hellosehat


Penulis FH Widya
Penulis konten: Widya
"Introvert. Belajar memahami dengan menjadi pendengar. Belajar mengerti dengan menjadi pembaca. Belajar berbagi dengan menjadi penulis."