loading...

Saturday, March 9, 2019

Kehilangan Motivasi? Lakukan Hal Termudah Ini Untuk Mengembalikan Motivasi

Pernah tidak sih kamu merasa tidak semangat dengan hidupmu? Bosan menjalani rutinitas hidupmu yang begitu-begitu saja, sedih dengan masalah hidup yang datang bertubi-tubi, atau lelah dengan perjuanganmu mengejar impian yang tak kunjung mencapai garis finishnya. Hal-hal tersebut bisa disebabkan karena kamu kehilangan motivasi. Dalam kehidupan, hal itu wajar saja. Bahkan, orang se-optimis apapun pernah merasakannya. Kehilangan motivasi membuat semangat seseorang menurun bahkan bisa sampai pada titik terendah, tidak bergairah melakukan apa pun. Ibaratnya kalau menurut peribahasa, ‘Hidup segan, mati tak mau’, alias putus asa.

Image: Loss of Motivation [Pixabay]

Apa yang biasanya kamu lakukan kalau sedang kehilangan motivasi? Tidur dan bermalas-malasan seharian dan berharap hari esok motivasimu sudah muncul kembali? Jangan, ya! Pada dasarnya, kehilangan motivasi adalah hal yang bisa diatasi selama kamu punya kemauan dan upaya untuk mengatasinya. Mungkin, beberapa tips yang Fenomena Harimu rangkum dibawah ini bisa kamu coba lakukan,

#1 Kembalikan Motivasi dengan Menonton Film


Saat kamu sedang kehilangan motivasi, cobalah untuk menonton film. Dilansir dari website Exporing Your Mind, film dapat membantu menemukan kekuatan untuk menghadapi masalahmu. Bahkan, ahli psikoterapi dan ahli film mengembangkan manfaat menonton film untuk terapi psikologi. Banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dengan menonton film.

Pertama, menonton film membuatmu rileks. Pikiranmu teralihkan pada kegiatan menonton sehingga mengurangi kecemasan tentang hidupmu.

Kedua, ketika kamu menangis karena film yang menyedihkan, emosi yang terpendam dalam dirimu muncul. Juga ketika kamu tertawa dan bahagia saat menonton. Hal tersebut berpegaruh baik pada kesehatan fisik dan mentalmu.

Ketiga, menonton film membuatmu memikirkan kembali pikiran negatifmu, kamu dapat menemukan perspektif baru dari karakter tokoh yang berbeda dan alur cerita yang menginspirasi. Hal itu membantu kamu merenung dan mengubah sikap.

#2 Coba untuk Meminum Teh atau Kopi


Teh dan kopi adalah dua minuman yang sangat populer di seluruh belahan dunia. Tidak sedikit dari kita yang memulai mengawali hari dengan meminum teh atau kopi. Bukan tanpa alasan, selain baik untuk kesehatan fisik, teh dan kopi memang bermanfaat untuk kesehatan mental.

Pertama, minum teh dapat membantu kamu bersantai, mengurangi kecemasan dan insomnia khususnya teh chamomile yang terkenal karena khasiatnya yang menenangkan.

Tea? It’s like a hug in a cup!“ –Simon Baker
(Teh? Teh seperti sebuah pelukan dalam cangkir!)
–Simon Baker, aktor asal australia dan direktur televisi.

Kopi pun sama, bahkan dengan hanya mencium aroma kopi, bisa membuatmu tenang.

Kedua, penelitian pada partisipan menunjukkan 20% kadar hormon stres dapat berkurang karena meminum teh hitam, setelah meminum 4 cangkir teh setiap hari selama 1 bulan.

Minum kopi ketika merasa tegang atau rendah dapat meningkatkan mood kamu secara instan dan membuat segalanya menjadi lebih baik.

Ketiga, minum teh dapat meningkatkan suasana hati, fungsi kognitif dan kinerja fisik menurut penelitian di Nutrition Bulletin pada tahun 2008, khususnya pada teh hijau. Begitu juga ketika kamu meminum kopi seperti kopi hitam, dapat merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamin dan serotonin yang dapat meningkatkan suasana hatimu.

#3 Berolahragalah


Setiap orang sudah tahu kalau olahraga bermanfaat untuk kesehatan fisik. Tapi tahukah kamu bahwa olahraga juga secara positif memengaruhi kesehatan mental?

Pertama, terlibat dalam aktivitas fisik seperti olahraga atau sekedar berjalan cepat dapat memicu zat kimia otak yang membuat kamu merasa lebih bahagia dan santai.

Kedua, ketika kamu aktf secara fisik, pikiran kamu teralihkan dari stres sehari-hari, kamu jadi terhindar dari pikiran-pikiran negatif yang membuatmu kehilangan motivasi hidup. Dan pada saat yang sama, olahraga juga merangsang produksi hormon endorfin yang membuat kamu lebih rileks dan optimis setelah melakukan latihan keras. Hal ini dapat membantu mengembalikan motivasi hidupmu yang hilang.

#4 Pantik Motivasimu dengan Membaca Buku


Ketika kamu kehilangan motivasi, cobalah untuk membaca sebuah buku. Pilihlah buku-buku yang menghibur seperti novel. Dilansir dari situs Life Hack, seberapa pun stres yang kamu hadapi baik karena pekerjaan maupun hubungan pribadi, semuanya akan hilang begitu saja ketika kamu hanyut dalam sebuah kisah pada novel yang kamu baca.

Layaknya menonton sebuah film, membaca juga bisa menginspirasimu lewat karakter dan alur ceritanya. Atau kamu juga bisa membaca bacaan ringan seperti artikel, artikel yang menarik dapat mengalihkan perhatian, membuatmu rileks dari rutinitas sehari-hari yang membosankan. Apalagi, jika kamu memilih untuk membaca buku-buku self help yang isinya dapat membawa kedamaian dan ketenangan batin yang luar biasa, sehingga motivasimu bisa kembali muncul bahkan akan lebih kuat.

#5 Monitoring Aktifitasmu dengan Menulis di Buku Harian


Terakhir, hal yang bisa coba kamu lakukan adalah dengan mengekpresikan apa yang kamu rasakan dalam buku harian. Tuliskan semua yang mengganggu pikiranmu seperti rasa lelahmu, kebosanan dan kekhawatiran yang membuat kamu kehilangan motivasi. Jika kamu tidak suka menulis, tidak masalah. Ingatlah bahwa tujuan kamu menuliskannya bukan untuk dibaca orang lain melainkan untuk dirimu sendiri.

Tulislah dengan jujur, tak perlu memerhatikan ejaan dan susunan kalimat yang akan membuatmu justru malas menuliskannya. Tulislah apa yang ada dalam pikiranmu saat itu dan rasakanlah manfaatnya. Bila kamu takut tulisan itu terbaca orang lain, seusai meluapkan emosimu dalam tulisan, buanglah, karena sekali lagi, tujuanmu bukan untuk membuat cerita agar disukai banyak orang, tetapi hanya untuk membuang pikiran-pikiran negatif yang membuatmu kehilangan motivasi.

I write to clear my own mind, to find out what I think and feel.” –V.S. Pritchett
(Saya menulis untuk menjernihkan pikiran, untuk menemukan apa yang kupikir dan rasakan.)
–V.S. Pritchett, penulis.

Recommended post:

Referensi:
___. 2016. Film Therapy: The Benefits of Watching Movies. [exploringyourmind]
___. 2015. 5 great mental benefits of drinking tea. [Mentalandbodycare
TNN. 2018. Health benefits of black coffee. [timesofindia.indiatimes]
Watson, Kathryn. 2016. The Top 7 Mental Benefits of Sports. [Healthline]


Penulis FH Widya
Penulis konten: Widya
"Introvert. Belajar memahami dengan menjadi pendengar. Belajar mengerti dengan menjadi pembaca. Belajar berbagi dengan menjadi penulis."